Anggota KPU Kabupaten Lebak menandatangani berita acara penetapan daftar pemilih tetap (DPT) Pemilu 2019 di Hotel Kharisma, Rangkasbitung, Selasa (21/8).

RANGKASBITUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Lebak menetapkan daftar pemilih tetap (DPT) di Kabupaten Lebak pada Pemilu 2019 sebanyak 941.789 orang. Jumlah ini bertambah dari DPT di pilkada yang berjumlah 926.342 orang, atau meningkat sebanyak 15.447 orang.

Penetapan DPT Pemilu 2019 dilaksanakan KPU setempat di Hall Hotel Kharisma, Rangkasbitung, Selasa (21/8). Hadir di acara itu, Asda Bidang Pemerintahan Pemkab Lebak Alkadri, Kepala Bagian Operasi (Kabagops) Polres Lebak Kompol Giyarto, anggota Bawaslu Banten, dan para pimpinan partai politik (parpol).

Ditemui usai penetapan DPT, Ketua KPU Kabupaten Lebak Ahmad Saparudin menyatakan, jumlah pemilih pada Pemilu 2019 mengalami peningkatan dibandingkan pada Pilkada Lebak 2018. Namun, penambahan pemilih tidak signifikan, yakni hanya sebanyak 15.447 orang. Jumlah tersebut tersebar di 3.973 tempat pemungutan suara (TPS), dengan kategori pemilih pemula yang usianya telah menginjak 17 tahun.

“KPU Lebak yakin DPT Pemilu 2019 kualitasnya baik, karena telah melalui proses yang panjang. Mulai dari petugas pemutakhiran data pemilih (PPDP), panitia pemungutan suara (PPS), dan panitia pemilihan kecamatan (PPK). Semuanya bekerja dengan baik dalam melakukan penetapan DPT,” kata Ahmad Saparudin kepada wartawan, Selasa (21/8).

KPU Lebak, kata dia, bekerja sama dengan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) telah melakukan pemutakhiran data pemilih. Saparudin menyampaikan apresiasi kepada Pemkab Lebak, PPK, PPS, dan rekan-rekan PPDP yang telah bekerja keras dalam menyusun DPT. Soalnya, tanpa bantuan dan dukungan dari pemerintah daerah, tidak akan mungkin KPU dapat menjalankan tugasnya dengan baik. “Jumlah pemilih pada pemilu 2019 lebih banyak pemilih laki-laki. Pemilih laki-laki sebanyak 480.901 orang, sedangkan pemilih perempuan sebanyak 460.888 orang,” terangnya.

Saparudin mengingatkan, agar para peserta pemilu yang akan berkontestasi pada pemilu 2019 diharapkan dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan KPU RI. Misalnya, tidak melakukan kampanye di luar jadwal, tidak melakukan kampanye hitam, politik uang, dan ikut menjaga suasana kondusif di tahun politik. “Saya berharap, tingkat partisipasi pemilih pada pemilu 2019 yang akan dilaksanakan 17 April tahun depan meningkat. Karenanya, penyelenggara pemilu akan kerja maksimal menyosialisasikan agenda lima tahunan tersebut kepada masyarakat,” katanya.

Asda Bidang Pemerintahan Pemkab Lebak Alkadri menyatakan, DPT Pemilu 2019 yang ditetapkan KPU Lebak telah melalui proses yang panjang. Petugas di lapangan telah melakukan pencocokan dan penelitian (Coklit) daftar pemilih di kampung-kampung. Karenanya, dia yakin data yang dihasilkan lebih akurat dan berkualitas.

“Pemerintah daerah komitmen akan mendukung pesta demokrasi berjalan dengan aman dan kondusif. Karena itu, kami akan ikut berpartisipasi menyosialisasikan penyelenggaraan pemilu 2019 kepada masyarakat di 28 kecamatan,” katanya. (tur/zis/ags)