Drainase Buruk, Perumahan BIP Kebanjiran

0
449 views
Perumahan BIP di Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak terendam bannjir dengan ketinggian air mencapai satu meter akibat saluran drainase buruk, Senin (19/10).

CIBADAK – Hujan deras yang mengguyur Kecamatan Cibadak dan sekitarnya mengakibatkan pintu gerbang perumahan Baros Indah Permai (BIP) yang berada di Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak, Senin (19/10) pukul 14.13 WIB, terendam banjir.

Delapan rumah di Blok B1 dan B2 perumahan tersebut, dan satu unit mobil milik warga setempat terendam selama setengah jam.

Warga Perumahan BIP Ace Sumirsa Ali mengatakan, areal pintu gerbang perumahan BIP di Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak merupakan langganan banjir.

Setiap turun hujan dengan intensitas tinggi, wilayah tersebut selalu terendam banjir. Terutama di pintu masuk ke perumahan itu. Kemudian, sejak perumahan tersebut ditempati, kembali banjir kembali terjadi. Kali ini cukup parah dengan ketinggian lebih dari satu meter di jalan masuk perumahan.

“Wilayah ini sudah menjadi langganan banjir. Tapi, ini yang terparah selama saya tinggal di sini, karena ada mobil yang terendam,” kata Ace Sumirsa Ali kepada Radar Banten, kemarin.

Dijelaskan Ace, banjir di perumahan BIP diduga akibat buruknya saluran drainase atau pembuangan air dari perumahan ke sungai. Air tidak cepat keluar dan akhirnya merendam kawasan tersebut.

Ditambah lagi, lokasi banjir merupakan daerah yang cukup rendah, sehingga air dari tempat lain pun berkumpul di daerah itu. “Saya melintas menggunakan mobil ketika banjir terjadi. Alhamdulillah, bisa sampai ke rumah dan enggak terjadi apa-apa,” ungkapnya.

Dihubungi terpisah, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak Ajis Suhendi membenarkan, terjadinya banjir di perumahan BIP, Desa Kaduagung Barat, Kecamatan Cibadak.

Kata dia, air tersebut merupakan air hujan yang tidak tertampung di saluran drainase, sehingga membuat air menggenang dan merendam beberapa rumah warga. “Setelah menerima laporan terjadi banjir di pintu gerbang perumahan BIP, kita terjunkan tim ke lokasi untuk membantu masyarakat melancarkan distribusi air ke saluran pembuangan. Tidak lama kemudian, air langsung surut dan aktivitas masyarakat kembali berjalan normal,” terangnya.

Ajis mengatakan, dari hasil pendataan relawan BPBD, ada delapan unit rumah yang terendam banjir kurang lebih setengah jam. Rumah warga tersebut berada di blok B1 dan B2, sedangkan di blok yang lain tidak kebanjiran.

“Jadi, hanya di bagian depan saja yang terendam banjir. Tapi, di bagian belakang mereka aman, karena kontur tanahnya lebih tinggi,” jelasnya.

Ajis berjanji, ke depan akan mendiskusikan persoalan saluran pembuangan air di perumahan BIP dengan pengembang. Masalah itu, kata dia, harus ada solusi agar persoalan banjir akibat buruknya drainase tidak lagi terjadi. “Sekarang kondisi di lapangan sudah surut,” katanya. (tur/zis)