Dua Atlet Panjat Tebing Banten Melaju ke PON

SURABAYA – Dua atlet cabang olahraga (cabor) panjat tebing Banten melaju ke PON Papua 2020. Kedua atlet Banten ini sukses meraih satu medali emas dan satu perunggu pada ajang Pra PON 2019.

Ajang Pra PON cabor panjat tebing berlangsung di Surabaya sejak Jumat (27/9) hingga Selasa (1/10) di Lapangan KONI Jawa Timur. Medali emas diperoleh Rajiah Salsabillah dan medali perunggu diraih oleh Alamsyah Cahya Cakradiningrat.

Ketua Harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Banten Arsani Maidi mengatakan, Rajiah Sallsabilah membuktikan ketangguhannya usai mengalahkan Aries Susanti Rahayu di babak final nomor speed world record Zona II. Catatan waktu dua atlet sesama peraih medali emas Asian Games 2018 ini terpaut cukup jauh.

Alhamdulillah kita berhasil meraih medali emas, apalagi lawan yang dikalahkan Sallsabilah adalah peraih medali emas Asian Games 2018 lalu. Kami tahu dia punya potensi mengalahkan Aries sejak di Pelatnas Asian Games, mudah-mudahan Sallsabillah bisa mempertahankannya sampai PON Papua,” kata Arsani, Selasa (1/10).

Untuk medali perunggu, sambung Arsani, Alamsyah meraihnya di nomor lead perorangan putra. Arsani yakin kemampuan Alamsyah terus meningkat. Apalagi sebelum perhelatan PON Papua 2020, atlet yang lolos Pra PON akan kembali ditempa dengan program latihan rutin.

“Patut kita syukuri hasil ini. Tidak mudah merebut perunggu atau menembus tiga besar. Saya sangat mengapresiasi perjuangan atlet. Semoga prestasi Alamsyah bisa ditingkatkan di PON Papua. Masih ada waktu untuk meningkatkan kemampuan,” kata Arsani.

Ketua Pengprov FPTI Banten Ronald Shandra berharap atlet panjang tebing Banten yang lolos ke PON Papua 2020 terus semangat berlatih. “Perjuangan belum selesai sampai disini. Karena target sesungguhnya nanti ada di PON Papua. Kita semua berharap, atlet akan kembali mempersembahkan yang terbaik di Papua nanti,” kata Ronald. (rbs/nda/ags)