Dua Bandit Curanmor Ditangkap, Satu Ditembak

0
1541
Kedua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diamankan petugas Resmob Sat reskrim Polres Serang, Rabu (3/2).

SERANG – Saprudin alias Endin alias Reyhan, (22) dan Juli alias Ijul (31) diamankan Tim Resmob Satreskrim Polres Serang, Rabu (3/2). Dua pelaku pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersebut diamankan usai beberapa kali melakukan pencurian.

Kasat Reskrim Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) David Adhi Kusuma mengatakan kedua pelaku tersebut ditangkap usai pihaknya menyelidiki kasus pencurian pada Kamis (14/1) dinihari. Ketika itu rumah Mas’ad warga Kampung Ciakar, Desa Sukamenak, Kecamatan Cikeusal, Kabupaten Serang disatroni maling. “Dalam laporannya satu motor jenis Honda Scoopy dengan nopol A 2766 EG dan dua unit ponsel hilang, ” kata David, Kamis (4/2).

Kamis pagi kasus pencurian tersebut dilaporkan ke Mapolsek Cikeusal. Selama dua pekan melakukan penyelidikan polisi berhasil mengidentifikasi pelaku. Saprudin alias Endin berhasil diamankan saat nongkrong di SPBU di Jalan Raya Serang-Petir pada Rabu (3/2) sore. “Yang pertama kami amankan saudara SP (Saprudin-red), ” ujar David.

Saat diinterogasi, warga Kampung Singapadu, Kecamatan Curug, Kota Serang mengaku beraksi tidak seorang diri. Dia bersama Juli alias Ijul, warga Kelurahan Sukawana, Kecamatan Curug, Kota Serang. “Malam harinya tim kami bergerak menuju kediaman JL (Juli-red). Saat akan dilakukan penangkapan pelaku ini mencoba melarikan diri sehingga terpaksa kami lumpuhkan kaki kanannya (ditembak-red), ” kata David.

David mengatakan motor curian tersebut dijual kedua pelaku kepada SL warga Curug, Kota Serang. Motor tersebut dijual dengan harga Rp2,5 juta. “Motor tersebut telah kami amankan, untuk SL belum kami amankan lantaran tidak berada di rumahnya, ” ucap David.

Dikatakan David, dari keterangan kedua pelaku tersebut keduanya sudah beberapa kali beraksi di wilayah Petir dan Cikeusal. Keduanya merupakan pelaku spesialis motor yang terpakir baik di dalam maupun di halaman rumah warga. “Di tahun 2021 ini saja, kedua tersangka sudah melakukan aksi kejahatan sebanyak dua kali di wilayah Kecamatan Cikeusal dan Petir, ” ucap David

Modus kejahatan keduanya lanjut David dengan merusak lubang kunci motor dengan menggunakan kunci T. Dan menggunakan linggis untuk merusak kunci pintu atau jendela rumah yang menjadi target pencurian. “Untuk kasus keduanya saat ini masih dalam pengembangan. Keduanya kami jerat Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara, ” tutur David. (Fahmi Sai).