Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Bupati Pandeglang Irna Narulita.

RANGKASBITUNG –  Kantor Radar Banten Biro Rangkasbitung di Jalan Raya Siliwangi Nomor 7, Pasirona,  Kabupaten Lebak diresmikan, Kamis (12/1). Ada yang luar biasa pada acara ini. Dua bupati yang sama-sama  cantik,  Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya dan Bupati Pandeglang Irna Narulita, hadir.

Iti dan Irna kompak. Keduanya tiba di lokasi secara bersamaan. Kemudian duduk berdampingan di kursi paling depan, bersama Direktur Utama Radar Banten Priyo Susilo dan General Manager Radar Banten Mashudi.

Begitu acara sambutan, rupanya pembawa acara mempersilakan keduanya untuk tampil ke depan bersama-sama. Tamu undangan seperti mendapatkan kejutan. Jarang sekali dalam suatu acara, dua bupati duet memberikan sambutan.

Sebagai tuan rumah, Iti yang mengawali sambutan. Sementara Irna berdiri di samping kanan Iti, sambil menyimak. Setelah Iti memberikan sambutan sekira 15 menit, dilanjutkan oleh Irna.

Keduanya tampil kompak. Di depan tamu undangan, mereka saling memuji dan memberikan motivasi sebagai pemimpin daerah. Keduanya juga pernah sama-sama menjadi anggota DPR RI.

Saat sambutan, Iti yang menyebut Irna sebagai kakandanya,  merasa bahwa daerah yang dipimpin oleh bupati perempuan termasuk daerah tertinggal di Banten. Keduanya bersemangat dan sekuat tenaga untuk melepaskan diri dari predikat sebagai daerah tertinggal.

Mengenai Radar Banten Biro Rangkasbitung, kata Iti, akan memberikan dampak positif dalam pembangunan. Selama ini, Radar Banten telah bersinergi dengan Pemkab Lebak dalam menginformasikan berbagai program pembangunan. Sehingga masyarakat tahu dan bisa  melakukan pengawasan terhadap kegiatan pembangunan yang dilaksanakan pemerintah daerah. “Kerja sama  antara media Radar Banten dengan pemerintah daerah harus ditingkatkan. Kehadiran kantor Radar Banten Biro  Rangkasbitung merupakan bukti komitmen perusahaan media dalam memajukan wilayah Banten Selatan,”  ungkap mantan anggota DPR RI ini.

Iti berharap, kualitas pemberitaan media terus ditingkatkan. Tujuannya, supaya berita yang disuguhkan memberikan manfaat bagi masyarakat luas. Terpenting, bisa mendukung suasana kondusif wilayah. “Kerja  sama sudah terjalin cukup baik. Karenanya, kami mengapresiasi dibukanya kantor Radar Banten di Rangkasbitung,” jelas anak mantan Bupati Lebak Mulyadi Jayabaya (JB) ini.

Begitu pula Irna saat sambutan menyebut Iti sebagai adinda. Walapun Iti lebih muda, Irna menganggap Iti sebagai motivator baginya. Ia mengakui laju perkembangan pembanguan di Lebak yang telah diperbuat oleh Itu. Bahkan Irna mengaku memerintahkan pegawainya untuk memonitoring apa saja pembanguan Lebak untuk dijadikan spirit pembangunan di Pandeglang.

Irna menyatakan, media punya peranan strategis dalam  pembangunan di wilayah Pandeglang. Selama ini, Radar Banten menjadi sumber bacaan penting bagi Irna dan  masyarakat Pandeglang. “Sebagai daerah tertinggal, Lebak dan Pandeglang membutuhkan dukungan,  khususnya dari media untuk menginformasikan berbagai program pembangunan sehingga partisipasi masyarakat bisa meningkat,” tukasnya.

Pada kesempatan itu hadir Kapolres Pandeglang AKBP Ary Satriyan, Kapolres Lebak AKBP Mohamad Tora, Ketua DPRD Lebak Junaedi Ibnu Jarta, Ketua DPRD Pandeglang Gunawan, Wakil Ketua DPRD Lebak HM Yogi Rochmat, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pandeglang Fery Hasanudin, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Anwari Husnira, dan anggota DPRD Pandeglang Habibi Arafat. Sejumlah tokoh masyarakat dan ulama juga ikut menghadiri peresmian kantor Radar Banten BiroRangkasbitung, di antaranya KH Rafiudin dan ratusan yatim piatu di Desa Rangkasbitung Timur, Kecamatan Rangkasbitung.

Di jajaran manajemen Radar Banten Group, hadir Direktur Utama Radar Banten Priyo Susilo, General Manager Radar Banten Mashudi, Pimpinan Perusahaan Diana Yulianti, dan sejumlah manajer.

GM Radar Banten Mashudi menyatakan, kehadiran dua srikandi dari Banten Selatan menjadi energi dan motivasi bagi Radar Banten untuk berbuat lebih baik lagi. Tidak hanya melakukan perbaikan dalam tulisan, tetapi juga ikut bertanggung jawab dalam memajukan wilayah Lebak dan Pandeglang. “Dibukanya kantor Radar Banten Biro Rangkasbitung diharapkan dapat ikut mendorong percepatan pembangunan di wilayah Lebak dan  Pandeglang. Karena, kantor ini membawahi wilayah Kabupaten Lebak dan Pandeglang,” kata Mashudi.

Dijelaskannya, berdasarkan hasil survei Nielsen Media Research, pembaca koran Radar Banten merupakan yang terbesar di Provinsi Banten yaitu mencapai 189 ribu orang. Di Lebak dan Pandeglang, jumlah pembaca Radar Banten  kalangan menengah ke atas. Karenanya, koran ini menjadi sumber informasi utama bagi masyarakat Banten. “Jumlah pembaca Radar Banten 10 kali lipat dibandingkan dengan koran lokal lain di Banten,” ungkapnya. (Aas/Mastur)