Dua Desa Zonk

0
406 views

SERANG – Tim 36 Juri Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) kembali dibuat kecewa. Pasalnya, di tahap penilaian tahap dua Lomba Kampung Bersih dan Aman (LKBA) Kabupaten Serang 2020, kemarin (30/11), tidak ada satu pun RW di dua desa di Kecamatan Puloampel yang bisa dinilai. Dua desa ini, Desa Banyuwangi dan Desa Argawana.

Kekecewaan tim juri ini lantaran saat penilaian tahap pertama awal November lalu, dua desa ini juga zonk. Tidak ada RW di Desa Banyuwangi dan Desa Argawana yang disiapkan untuk berkompetisi. 

Padahal, perangkat kedua desa berjanji bakal mengejar ketinggalan pada penilaian tahap kedua.

Soal ini, Kepala Desa Banyuwangi Hairulloh beralasan, pihaknya kesulitan mengerahkan warga karena keterbatasan dana dan letak geografis desa. “Kita akalin dari anggaran mana pun enggak bisa. Lagi pula, kalau Desa Banyuwangi susah mau dihias-hiasnya. Soalnya, bukit-bukit begini,” katanya kepada tim juri di Kantor Desa Banyuwangi.

Menurutnya, dana tidak hanya menjadi kendala bagi RW-RW di Desa Banyuwangi untuk berbenah. Untuk keamanan lingkungan, Desa Banyuwangi juga terkendala. “Untuk honor hansip aja kita enggak ada,” ujar Hairulloh.

Sementara, Kepala Desa Argawana Saepudin memberikan alasan berbeda. Menurutnya, kesibukan warganya menjadi kendala bagi pihak desa untuk mendorong warga membenahi kampungnya.

“Beberapa hari ini masyarakat banyak yang hajatan. Rencananya baru minggu depan kita mau kerja bakti,” kata Saepudin.

Ia berjanji, tahun depan, pihaknya akan melakukan persiapan maksimal demi mengikuti LKBA 2021. “Tahun depan, insya Allah kita siap. Pegang janji saya,” tandasnya. (ila/don)