Bupati Pandeglang Irna Narulita saat sidak ke RSUD Berkah Pandeglang. Foto: Kominfo Pandeglang.

PANDEGLANG – Dua dokter spesialis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang secara mendadak mengundurkan diri. Mereka adalah dokter spesialis jantung dan dokter spesial radiologi. Surat pengunduran dilayangkan keduanya sebelum Lebaran Idul Fitri.

Direktur Utama (Dirut) RSUD Berkah Pandeglang Asmani Raneyanti membenarkan soal pengunduran diri dua dokter spesialias tersebut. Namun, Asmani membantah alasan pengunduran diri dua dokter spesialis itu lantaran tidak mampu mengatur waktu pelayanan di RSUD. Walaupun, kata dia, kedua dokter itu merupakan dokter tamu yang juga melayani pasien di Rumah Sakit Sari Asih dan RSUD dr Derajat Prawiranegara Serang. “Tidak ada masalah, mereka nyaman-nyaman saja. Cuma mereka tidak mau terpantau Kolegium (perkumpulan dokter spesialis tertentu-red). Takut pemberitaan karena kalau ada berita di koran, mereka bisa dipanggil untuk dimintai klarifikasi. Padahal, mereka tidak ada apa-apa. Mereka tidak mengungkapkan alasan lain. Alasannya tidak terpegang karena sudah di tempat lain, jadi kelelahan,” ujarnya saat ditemui di gedung Setda Pandeglang, Kamis (14/7).

Asmani menyayangkan pengunduran diri dua dokter spesialis tersebut. Apalagi, kinerja keduanya dianggap baik. Tidak memiliki catatan berperilaku buruk terutama dalam hal memberikan pelayanan kepada masyarakat. “Mereka tidak mau berbicara lebih. Mereka kalau sudah tidak nyaman, pasti berhenti. Kita sulit menahan karena mereka dokter tamu. Jika saja dokter PNS, bisa dikenai sanksi. Keduanya sudah mengabdi sejak tahun 2008,” kata Asmani.

Menurut Asmani, kekosongan dua posisi tersebut harus segera diisi. Sebagai gantinya adalah calon dokter dari Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung dan memanfaatkan dokter spesialis jantung dari RSUD Serang. Keduanya akan segera diseleksi untuk mengisi posisi tersebut. “Di kita hanya ada tiga dokter jantung spesialis. Keluarnya dokter spesialis jantung, nanti akan kita pinjam dari Rumah Sakit Serang, tetapi hanya bisa datang satu kali dalam seminggu, yakni hari Jumat,” terangnya. (Iman)