Dua Kurir Sabu Divonis Enam Tahun

Ilustrasi.



SERANG – Sunarya (37) dan Erik (43) divonis enam tahun penjara dalam
sidang yang digelar di Pengadilan Negeri (PN) Serang, Selasa (21/10).
Keduanya dinilai majelis hakim telah terbukti menjadi kurir narkoba
jenis sabu-sabu.

“Menjatuhkan pidana selama enam tahun dan denda Rp600 juta subsider enam
bulan kurungan,” ujar Ketua Majelis Hakim Erwantoni saat membacakan
amar putusan.

Perbuatan Erik dan Sunarya dinilai majelis hakim telah memenuhi unsur
dalam Pasal 114 ayat (1) jo Pasal 32 ayat (1) UU RI Nomor 35 tahun
2009 tentang Narkotika. “Sebagaiman dalam dakwaan kesatu,” kata
Erwantoni dalam sidang yang dihadiri JPU Kejari Serang Irma Sandra.

Putusan tersebut lebih ringan dari tuntutan JPU Kejari Serang.
Sebelumnya kedua terdakwa dituntut pidana penjara 8 tahun dan denda
Rp800 juta subsider 6 bulan kurungan. “Menyatakan barang bukti berupa
11 bungkus plastik bening berinis narkotika jenis sabu dengan berat
netto 3,9128 gram,” kata Erwantoni dalam sidang yang dihadiri kuasa
hukum terdakwa Shanty Wildaniyah.

Kasus kepemilikan sabu tersebut bermula pada Senin, 13 Mei 2019.
Sunarya ketika itu dihubungi melelui ponsel oleh rekannya Satria yang
saat ini masih dalam buronan polisi. Satria memerintahkan Sunarya
untuk mengambil sabu-sabu yang telah digeletakan di depan gapura
perumahan Grand Cluster.

Setelah mendapatkan sabu tersebut, Sunarya menghubungi Satria. Dia
lalu diperintahkan untuk mengirim barang tersebut kepada seseorang
yang memakai kaos hitam dan mata sipit di Indomaret Terondol,
Kelurahan Kaligandu, Kecamatan Serang, Kota Serang. Bersama Erik,
Sunarya lalu berangkat menuju tempat yang disebutkan Satria.

Setibanya di Indomaret Terondol, Erik dan Sunarya tidak menemukan pria
yang disebutkan Satria. Keduanya malah didatangi sejumlah anggota
Satresnarkoba Polres Serang Kota yang berpakaian preman. Keduanya lalu
dibawa ke Mapolres Serang Kota dengan barang bukti 11 bungkus paket
sabu-sabu. “Terdakwa (Sunarya-red) mengkaui pengiriman sabu-sabu
tersebut telah dilakukan tiga kali dengan imbalan Rp50 ribu setiap
kali pengiriman,” kata Erwantoni.

Menanggapi vonis tersebut, kedua terdakwa menyatakan menerima. Sikap
yang sama diambil JPU Kejari Serang. “Dengan demikian putusan telah
berkekuatan hukum tetap,” tutur Erwantoni. (Fahmi Sai)