Dua Pasang Balon Bupati Pandeglang Bebas Corona

0
596 views
Ketua KPU Kabupaten Pandeglang Ahmad Suja’i (tengah) menyampaikan keterangan hasil pemeriksaan kesehatan dua pasangan balon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang di RSUD Berkah Pandeglang, Kamis (9/10).

PANDEGLANG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Pandeglang selesai melakukan tes swab terhadap dua pasang bakal calon (balon) Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang, masing-masing Irna Narulita-Tanto Warsono Arban dan Toni Fahtoni Mukson-Miftahul Tamamy yang dilaksanakan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Berkah Pandeglang, Kamis (10/9).

Hasilnya, kedua pasang balon bupati dan wakil bupati itu negatif alias bebas virus corona.

Ketua KPU Kabupaten Pandeglang Ahmad Suja’i memastikan kedua pasang balon itu sehat dan tidak terkena virus corona. Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan, lanjutnya, untuk memastikan kedua pasangan itu bisa mengikuti pilkada Pandeglang pada 9 Desember mendatang. “Hasil pemeriksaan dilakukan dengan standar kedokteran. Alhamdulillah, tim dokter menyampaikan keduanya negatif corona,” katamya di RSUD Berkah Pandeglang, kemarin.

Suja’i mengaku, pihaknya tidak bisa menyampaikan hasil pemeriksaan secara detail kepada publik karena sudah diatur oleh peraturan KPU. Namun, kata dia, penilaian dan tes kesehatan dilakukan secara profesional dan netral. “Hasil pemeriksaan kesehatan dan kaitan dengan transkip nilai yang tidak bisa dipublikasikan, karena diatur dalam peraturan KPU,” katanya.

Suja’i mengatakan, apabila ada pasangan atau salah satu pasangan calon dinyatakan tidak sehat, pihaknya akan memberikan rekomendasi kepada yang bersangkutan tidak memenuhi syarat dan partai pengusung harus menyediakan pengganti yang bersangkutan. “Hasil dari pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh, ketika salah satu pemeriksaan tidak mampu, maka dinyatakan tidak memenuhi syarat. Dan akan kami sampaikan kepada parpol pengusung untuk melakukan penggantian,” katanya.

Menurut Suja’i, hasil pemeriksaan kesehatan tidak bisa diganggu gugat meski salah satu pasangan merasa tidak puas atau hasil yang didapat tidak sesuai dengan yang diharapkan. “Kami tidak bisa menerima hasil yang sudah dilakukan di tempat lain, karena yang ditunjuk resmi oleh KPU adalah RSUD Pandeglang sebagai instansi yang ditunjuk KPU Pandeglang, hasil pemeriksaan kesehatan ini final,” katanya.

Ketua tim pemeriksa kesehatan balon Bupati dan Wakil Bupati Pandeglang Irwan Mulyantara memastikan, pemeriksaan kesehatan dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) kesehatan. Hasil tes tersebut, kata dia, sepenuhnya berdasar atas pemeriksaan yang dilakukan terhadap kedua pasangan balon. “Kita lakukan secara profesional dan sesuai dengan standar pelayanan atau pemeriksaan kesehatan. Jadi hasil yang didapat sesuai dengan apa yang kita periksa,” katanya. (dib/zis)