Dua Pasien Positif Covid-19 di Kota Serang Sembuh

Penyemprotan disinfektan salah satu cara untuk membasmi Covid-19.

SERANG – Dua pasien positif Covid-19 di Kota Serang dinyatakan sembuh, Kamis (30/4). Keduanya sembuh setelah menjalani perawatan intensif di RSUD Banten. Kini, dua pasien tersebut menjalani isolasi mandiri di rumah.

Berdasarkan data dari Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, hingga Jumat (1/5) ada empat kasus positif Covid-19, dua dinyatakan sembuh, satu dalam proses perawatan dan satu meninggal dunia. Sedangkan orang dalam pemantauan (ODP) mencapai 298 orang, dari jumlah tersebut sebanyak 244 orang selesai dipantau, dan sisanya 54 orang masih dalam pemantauan. Kemudian, pasien dalam pengawasan berjumlah empat pasien.

Ketua Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang Syafrudin mengatakan, saat ini ada tren penurunan kasus Covid-19 di Kota Serang. Setelah, Kamis (30/4) dua pasien positif dinyatakan sembuh. “Alhamdulillah, ada dua warga kita yang sembuh. Jumlah ODP-nya juga menurun tinggal 54 orang lagi. Kalau dilihat (temuan kasus Covid-red) memang menurun,” ujarnya saat dihubungi Radar Banten, Jumat (1/5).

Walikota Serang itu mengatakan, penurunan penemuan kasus Covid-19 berkat keterlibatan semua pihak termasuk warga Kota Serang yang aktif menyukseskan program pemerintah. “Wajar kalau sekarang sudah ada penurunan. Masyarakat lock down taat pada aturan pemerintah,” katanya.

Kata Syafrudin, ada beberapa langkah Pemkot Serang sejak 14 April hingga kini, di antaranya membuat kebijakan meliburkan aktivitas sekolah, melakukan penyemprotan di lingkungan RT dan RW serta meminta warga menerapkan pola hidup sehat. “Semua sudah kita tempuh. Masyarakat juga terlibat aktif. Saya berharap ini segera berlalu,” terangnya.

Sementara itu, Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang, Hari Pamungkas mengatakan, dua pasien positif yang sembuh merupakan pasien 01 di Kecamatan Serang dan pasien 02 berada di Kecamatan Cipocokjaya. “Kamis (30/1) kemarin, ada dua pasien yang sembuh,” katanya.

Hari mengungkapkan, meskipun keduanya dinyatakan sembuh dari Covid-19, namun tetap harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari dengan pengawasan tenaga medis dari puskesmas. “Jadi nanti setelah 14 hari, mereka akan di test swab ulang untuk memastikan Kesehatan keduanya,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Hari mengungkapkan, jika melihat data yang ada, perkembangan kasus Covid-19 di Kota Serang cenderung menurun. Namun, ke depan, Gugus Tugas Covid-19 Kota Serang terus melakukan upaya pencegahan dan pengawasan hingga di tingkat RT dan RW. “Memang cenderung menurun, tapi pengawasan terus dilakukan,” katanya. (fdr/alt)