Dua Pengedar Obat Keras Diciduk

0
241 views
Ilustrasi/Inet

SERANG – AS (20) dan JI (22) diamankan petugas Satresnarkoba Polres Serang, Kamis (1/10) dan Minggu (11/10). Dua pengedar obat keras itu ditangkap beserta ribuan butir pil tramadol dan eksimer.

Kapolres Serang Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Mariyono mengatakan, JI diamankan petugas di kediamannya, di Desa Jeruk Nipis, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Sementara AS diamankan di gerai ponsel miliknya di Desa Mekarsari, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang.

“Untuk tersangka AS ditangkap saat menunggu konsumen di sebuah konter handphone pada Minggu,” ujar Mariyono, Senin (12/10).

Mariyono mengatakan kedua pengedar obat keras tersebut beroperasi di Kecamatan Kibin dan Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang. Dari AS, polisi mengamankan 1.112 butir pil tramadol dan uang hasil penjualan sebesar Rp250.000. “Sedangkan dari tersangka JI diamankan barang bukti 219 butir jenis eksimer dan Trihexyphenidyl,” kata alumnus Akpol 2001 tersebut.

“Obat yang kita amankan ini merupakan obat keras yang tidak sembarang diperjualbelikan kecuali dengan resep dokter. Selain barang bukti obat, juga diamankan uang hasil penjualan obat,” tambah Mariyono.

Kasat Resnarkoba Polres Serang Ajun Komisaris Polisi (AKP) Trisno Tahan Uji mengatakan, kasus peredaran obat keras itu masih dikembangkan. ”Kedua tersangka berbeda jaringan dan identitas para pemasoknya sudah kami ketahui. Kami berharap para pemasok obat ini bisa segera tertangkap,” kata Trisno.

Sementara AS mengaku pertama kali mendapatkan obat keras itu dari seseorang yang mengaku warga Aceh. Montir bengkel motor ini mengaku hanya membantu menjual tramadol.

“Dari menjual obat, saya tidak mengambil keuntungan. Hanya saja, kalau obat yang dititipkan laku terjual saya dijanjikan akan diberi uang,” tutur AS. (mg05/nda)