SERANG – Dua pemuda asal Pandeglang mendapat beasiswa bidang keolahragaan sepakbola di Amerika, dari Asian Soccer Academy (ASA) Foundation. Beasiswa tersebut hasil kerjamasama antara ASA Foundation dengan FotbalNet La Masia Barcelona serta Kedutaan Besar Amerika.

Adalah, Dede Jumi Suryana asal Menes, Kabupaten Pandeglang, dan Ari Maulana asal Saketi, Kabupaten Pandeglang. Mereka berprofesi sebagai guru olahraga. Dede Jumi mengajar di SMA Negeri 4 Pandeglang dan Ari Maulana mengajar di SMA Negeri 10 Pandeglang.

Dede mengungkapkan, beasiswa tersebut didapat saat mengikuti program dari ASA Foundation selama sembilan bulan. Hasil laporannya di seleksi oleh pihak ASA Foundation hingga terpilih delapan orang dari tiga provinsi. Yakni Jawa Barat, DKI Jakarta dan Banten, yang akan diberangkatan ke Amerika tanggal 28 April 2018 nanti.

“Rencana sekitar dua mingguan disana untuk latihan sepakbola. Alhamdulillah, dari sekian banyak orang dari berbagai provinsi, kita terpilih. Dari Banten dua wakil” ucap Dede, Senin (26/2).

Dede pun berharap kedepan pemerintah bisa lebih mengapresiasi dan mampu memfasilitasi SDM yang memiliki potensi dan memberikan akses yg mudah untik orang-orang yang berkompeten agar bisa lebih berkarya dan berprestasi untuk kemajuan daerah khususnya di bidang olahraga.

Kepala Dispora Provinsi Banten, Deden Apriandi, langsung merespon dan mengundang dua pemuda berprestasi tersebut ke kantornya saat mengetahui informasi ada putra daerah yang mendapat prestasi tersebut.

“Kami dari Dispora merasa bangga ada orang Banten yang bisa lolos seleksi mengikuti program ke Amerika,” ucapnya.

Ia bangga ternyata orang Banten dapat membuktikan  meraih beasiswa ke luar negri. Ia akan menyampaikan hal tersebut ke Gubernur dan Wakil Gubernur Banyen. Ia berharap ke depan dua pemuda tersebut bisa bersinergi dengan program-program pemerintah Provinsi Banten di bidang keolahragaan.

“Dispora sendiri masih banyak kekurangan. Kami butuh ilmu-ilmu baru yang nanti akan didapat oleh Kang Dede dan Kang Ari berdasarkan pengalaman mereka,” tuturnya. (Anton Sitompul/antonsutompul1504@gmail.com).