Duda Ajak Dua Siswa SMP Perkosa Teman Sekolah

0
1.395 views

Satreskrim Polres Subang membekuk dua pelajar SMP dan satu orang duda. Mereka diduga melakukan pemerkosaan terhadap seorang remaja berinisial NH di daerah Rawalele, Kabupaten Subang. Sebelum menerima kekerasan seksual, NH yang masih pelajar SMP itu dicecoki minuman keras.

Kasubnit PPA Satreskrim Polres Subang Bripka Nenden Nurul Fatimah mengatakan, kasus tragis itu dilaporkan oleh keluarga korban pada Sabtu (4/2) lalu. “Begitu tahu kalau anaknya jadi korban perkosaan, keluarganya langsung melapor ke sini,” kata Nenden Nurul Fatimah, kemarin (16/2).

Nenden mengatakan, peristiwa tersebut bermula saat NH diantar pulang oleh kedua temannya FR dan AD pada Sabtu (4/2). Namun, di tengah jalan, korban yang merupakan warga Desa Tanggulun Barat, Kecamatan Kalijati itu tiba-tiba diajak jalan-jalan ke daerah Subang Kota. Ternyata, NH dibawa ke rumah seorang duda berinisal OG di daerah Rawalele.

“Pelaku membelokkan kendarannya dan menuju ke rumah pelaku, OG. Di tempat inilah, NH menerima kekerasan seksual oleh tiga orang. Sebelum melampiaskan nafsunya, pelaku memaksa korban meminum minuman keras,” terangnya.

Keesokan harinya, korban menelfon temannya untuk dijemput. “Korban dijemput temannya yang lain. Nah, saat diperjalanan pulang, korban bercerita bahwa dia mengalami tindak pemerkosaan,” imbuhnya.

Nenden mengungkapkan, dari hasil visum yang dilakukkan pihak kepolisian, korban mengalami luka robek pada bagian sensitifnya. Sekarang kita masih lakukan pemeriksaan,” ujarnya.

Terpisah, Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KBPP & PA) Subang mencatat dalam sebulan ada empat orang usia anak-anak menjadi korban kekerasan. Mayoritas, mereka menjadi korban kejahatan seksual.

“Sudah mengkhawatirkan, dalam sebulan ini saja sudah ada empat anak. Ini fenommen gunung es. Karena susahnya kan mereka tidak melapor. Termasuk kekersan perempuan,” kata Sekretaris PKBPP& PA, Syamsu Riza. (pj/Jawapos.com)