Duel Maut di Hari Lebaran

0
595 views

LEBAK – Duel maut antara Martin Sahoi dan Rohman pada Hari Raya Idul Fitri di Kampung Curug, Desa Cipendeuy, Kecamatan Malingping, Kabupatern Lebak, mengakibatkan Martin Sahoi tewas, Minggu (24/5) pukul 11.30 WIB. Korban mengalami luka di bagian kepala dan leher akibat hantaman linggis.

Informasi yang dihimpun Radar Banten, Martin mendatangi rumah Rohman di Kampung Curug dengan membawa sebilah golok. Di lokasi, sempat terjadi cekcok mulut antara Martin dan Rohman. Seorang warga asal Bolang, Kecamatan Malingping, Astim melintas dan melihat pintu belakang rumah Rohman terbuka. Setelah didekati, dia melihat dua orang sedang adu mulut.  Astim berupaya melerai kedua orang tersebut. Namun, upaya Astim tidak membuahkan hasil dan dia meminta bantuan warga untuk mencegah perkelahian.

Martin kemudian mengunci pintu rumah dari dalam dan mereka berdua berduel. Martin menggunakan golok sedangkan Rohman menggunakan linggis dan balok kayu untuk membela diri. Tapi, Martin kalah dalam duel tersebut sehingga terkapar bersimbah darah di dalam rumah Rohman.

Astim, saksi mata membenarkan, terjadi perkelahian maut antara Martin dengan Rohman tepat pada hari raya Idul Fitri. Akibat kejadian tersebut Martin tewas dengan luka robek dan lebam di bagian kepala serta leher. Korban sempat dibawa ke RSUD Malingping namun nyawa pria asal Jakarta ini tidak terselamatkan.

“Duel satu lawan satu. Saya sempat berupaya melerai, tapi tidak berhasil dan akhirnya terjadi perkelahian yang membuat Martin meninggal dunia,” ungkap Astim, kemarin.

Astim bersama warga melaporkan kasus perkelahian ke Mapolsek Malingping. Tidak lama kemudian anggota dan kepala unit Reskrim Polsek Malingping tiba di tempat kejadian perkara (TKP) untuk melakukan penyelidikan. Polisi memasang garis polisi dan meminta keterangan sejumlah saksi yang melihat kejadian di TKP.

“Setelah laporan ke Polsek Malingping, anggota yang piket langsung cek ke TKP dan olah tempat kejadian perkara bersama Satreskrim Polres Lebak,” jelasnya.

Kasatreskrim Polres Lebak IPTU David Adhi Kusuma mengatakan, pelaku yang menganiaya Martin telah diamankan Satreskrim Polres Lebak bersama barang bukti berupa sebilah golok, linggis, dan balok kayu dari TKP. “Korban tewas akibat mengalami luka di bagian kepala dan leher hingga bersimbah darah. Lokasi kejadian di rumah Rohman,” ungkapnya.

Dari keterangan saksi-saksi, duel maut dipicu masalah perceraian antara Martin dengan keponakan Rohman, Santi. Sejak bercerai satu tahun lalu, Martin kerap mengganggu Rohman karena tidak mau menyatukan kembali rumah tangganya dengan Santi. Rohman menilai, ketika sudah jatuh talak tiga maka tidak akan bisa disatukan kembali. Kondisi tersebut membuat Martin sering mengamuk dan meresahkan warga. “Sekarang masih kita lakukan penyelidikan dan memeriksa saksi-saksi untuk melengkapi berkas acara penyelidikan,” ujarnya.

Mantan Kasat Narkoba Polres Pandeglang ini menyatakan, Rohman dikenakan Pasal 338 KUH Pidana, yakni barangsiapa dengan sengaja merampas nyawa orang lain, diancam karena pembunuhan dengan pidana penjara paling lama lima belas tahun. “Jenazah terlebih dahulu dibawa ke RSUD Malingping. Untuk kepentingan identifikasi dan penyelidikan jenazah Martin kemudian kita bawa ke RSUD dr. Adjidarmo Rangkasbitung,” tukasnya.(tur/alt)