Dugaan Penyelundupan Ponsel Masih Diselidiki Polisi

Ilustrasi: Inet

SERANG – Kasus dugaan penyelundupan ponsel masih terus diselidiki polisi. Hingga kemarin (25/4), pengemudi minibus yang digunakan mengangkut ponsel selundupan itu masih menjalani pemeriksaan. “Penanganan sudah dialihkan ke Ditreskrimsus. Sekarang masih dalam proses,” kata Kabid Humas Polda Banten Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Whisnu Caraka dihubungi Radar Banten, Rabu (25/4).

Tim Reserse Mobile (Resmob) Ditreskrimum Polda Banten mengamankan tiga unit minibus di daerah Pantai Sawah Luhur, Kecamatan Kasemen, Kota Serang, Selasa (24/4) dini hari. Ketiga unit minibus itu diduga mengangkut ponsel selundupan melalui jalur laut.

Tiga unit minibus itu semula diamankan di kantor Peoples Smuggling Polda Banten. Dua unit minibus itu bermerek Luxio hitam nopol B 2740 BKV dan B 1436 BZP dan Toyota Hiace B 7237 AH terlihat sarat muatan. Namun, sekira pukul 13.30 WIB, tiga unit bus itu dibawa ke kantor Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Banten. Minibus itu dicurigai membawa narkotika.

Namun, setelah dilakukan pemeriksaan, tiga unit minibus itu dinyatakan tidak terdapat narkotika. Lantaran tidak ditemukan narkotika, tiga unit minibus tersebut dibawa ke Mapolda Banten untuk dilakukan proses penyelidikan lebih lanjut. “Mobil masih ada di polda. Ya, (pengemudi-red) masih dalam pemeriksaan. Nanti kalau ada informasi terbaru dikabari,” ucap Whisnu.

Sementara itu, Direktur Reskrimsus Polda Banten Komisaris Besar (Kombes) Abdul Karim masih belum memberi keterangan terkait kasus dugaan penyelundupan ponsel tersebut. Abdul Karim tidak merespons panggilan dan pesan WhatsApp yang dikirimkan Radar Banten. (Merwanda/RBG)