Duh, Malunya.. JLS Dikritik Para Pelancong

Kondisi JLS yang dikeluhkan para pelancong dari berbagai daerah luar Banten
Kondisi JLS yang dikeluhkan para pelancong dari berbagai daerah luar Banten

CILEGON – Wisatawan dari sejumlah daerah mengeluhkan kondisi Jalan Lingkar Selatan (JLS) yang menjadi jalur alternatif dari Kota Cilegon menuju Pantai Anyer, Kabupaten Serang. Para wisatawan kebanyakan mengeluhkan kondisi jalan yang berlubang dan belum sepenuhnya dalam kondisi baik.

Seperti menurut salah satu wisatawan asal Tangerang, Afrian Basril, misalnya. Dikatakan warga Cipondoh ini, kondisi JLS masih banyak terdapat tumpukan tanah sisa proyek jalan dan genangan air dan lumpur mengganggu perjalanan dan menyebabkan kemacetan. Bahkan bisa membahayakan pengendara, khususnya roda dua.

“Ini aja jalanan belum ada rambu-rambunya. Saya yakin ini kalau malam pasti gelap. Bahaya untuk kita,” ujarnya, Minggu (3/1/2015).

Hal senada pun disampaikan oleh Ahmad Rifqie Nubairi, warga Sumber, Cirebon, Jawa Barat. Ruas jalan yang masih belum memiliki pembatas jalan juga membuat khawatir pengguna jalan, khususnya pada malam hari.

“Saya lihat pembatas jalan hanya menggunakan tali rafia (tali plastik), saya khawatir bila perjalanan malam hari bisa tidak terlihat oleh supir. Ditambah penerang jalannya tidak ada,” katanya.

Untuk diketahui, di hari ketiga tahun 2016 ini, lokasi wisata Anyer masih menjadi destinasi wisata bagi banyak masyarakat. Hal ini terlihat dari padatnya kendaraan yang menuju daerah tersebut sehingga sempat terjadi kemacetan dan memaksa polisi melakukan buka tutup jalan. (Bayu)