Duh, Ratusan Rumah di Sukamanah Kondisinya Memprihatinkan

RTLH
Seorang warga memantau suasana rumah warga Jiput yang kondisinya tidak layak huni, kemarin. (Foto: Iman)

JIPUT – Sedikitnya 321 rumah tidak layak huni (RTLH) di Desa Sukamanah, Kecamatan Jiput, kondisinya sangat memprihatinkan. Soalnya, hampir semua bangunan rumah bocor dan nyaris ambruk. Lebih sedih, hingga saat ini ratusan rumah itu belum pernah mendapatkan bantuan dari pemerintah, baik Pemkab, Pemprov, maupun pusat. Padahal setiap tahun di Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kabupaten Pandeglang selalu ada bantuan.

Ade Dening Kusuma (32), salah seorang pemilik RTLH di Kampung Kadu Heuleut RT 02 RW 01, Desa Sukamanah, Kecamatan Jiput, berharap, ada bantuan dari pemerintah sehingga rumah yang dihuninya bisa diisi dengan layak. “Kami tak bisa membangun sendiri rumah itu, karena tidak memiliki uang. Jangankan untuk membangun rumah, untuk makan saja susah Pak,” kata buruh serabutan ini, kemarin, seperti dilansir Harian Radar Banten.

Terpisah, Kepala Desa (kades) Sukamanah Ahmad Sunarya tak membantah, apabila di daerahnya masih banyak warga yang tinggal di RTLH. Ia mengklaim, selama ini dirinya sudah berupaya maksimal menangani hal tersebut, dengan cara mengajukan bantuan kepada pemerintah kecamatan, tetapi tidak pernah ada realisasi. “Saya sering mengajukan agar 321 warga yang tinggal di RTLH itu mendapatkan bantuan. Tetapi sampai sekarang belum ada yang dibantu. Padahal saya tahu tiap tahun selalu ada bantuan dari pemerintah. Baik pemerintah pusat, provinsi, maupun kabupaten,” kata Sunarya. (RB/mg-03/zis/ags)