Dukung Iye-Awab, Warga Grogol Ikuti Sahruji

0
614 views

CILEGON – Langkah Sahruji untuk mendukung Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Walikota dan Wakil Walikota Cilegon Iye Iman Rohiman – Awab diikuti oleh sejumlah warga di Kecamatan Grogol.

Bahkan mereka melakukan deklarasi secara terbuka sambil memeriahkan HUT RI ke-75 di Aula warga di Lingkungan Tegal Wangi Kampung Baru, Kelurahan Rawa Arum, Kecamatan Grogol, Minggu (23/8).

Mewakili warga, Taufiqqurohman Waisul menjelaskan, warga menganggap Sahruji sebagai orang tua, sehingga meyakini pilihan salah satu tokoh masyarakat itu merupakan pilihan terbaik yang patut untuk diikuti.

Selain itu, warga pun meyakini jika Iye-Awab mempunyai kapasitas untuk memimpin Kota Cilegon serta bisa membuat Cilegon lebih baik.

“Jadi semua dilakukan karena sesuatu yang rasional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Tim Pemenangan Iye-Awab Sahruji mengapresiasi keputusan yang diambil oleh masyarakat. Dengan adanya dukungan yang terus mengalir ia optimis jika Iye-Awab bisa menang di Pilkada 9 Desember nanti.

“Saya optimistis pasangan Iye-Awab lebih berpihak pada kepentingan masyarakat Kota Cilegon terutama di tengah serbuan investasi,” ujarnya.

Kata Sahruji, Iye-Awab sudah menyatakan siap dengan kebijakan yang berpihak pada masyarakat. Terutama dalam kemudahan perizinan bagi investasi, tapi tentunya dengan keterlibatan peran masyarakat, karena inilah yang dibutuhkan masyarakat.

Mendapatkan dukungan, Bakal Calon Walikota Cilegon Iye Iman Rohiman mengaku bersyukur jika pencalonannya sebagai kepala daerah tersebut terus mendapat dukungan dari masyarakat.

Kata Iye, kesejahteraan masyarakat Kota Cilegon di tengah industri perdagangan dan jasa adalah hal yang mutlak dan tidak bisa ditawar-tawar.

Ia menilai Kota Cilegon ini adalah daerah yang kecil, tapi potensinya luar biasa dengan industri perdagangan dan jasa. Bicara industri, di situ ada potensi. Karena industri memiliki tanggungjawab, selain pajak dan segala sesuatunya, industri juga harus memiliki kompensasi pada kesejahteraan masyarakat.

“Tapi kenyataannya kita lihat, industrinya semakin maju, tapi (kesejahteraan) masyarakatnya melambat. Inilah saya terpanggil sebagai masyarakat Cilegon,” ujarnya. (Bayu Mulyana)