Dukung Pemberantasan Narkoba, MUI Bentuk Satgas Ganas Anar

0
192

CILEGON – Musyawarah Daerah IV Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Banten tahun 2016 menyoroti tentang ancaman bahaya narkoba. Dalam Musda yang digelar disalah satu hotel di Kota Cilegon ini, Senin (14/11) malam, MUI membentuk satuan tugas (Satgas) Gerakan Nasional Anti Narkoba (Ganas Anar).

Ketua MUI Pusat, KH Maaruf Amin mengatakan darurat narkoba bukan hanya terjadi di Provinsi Banten, namun sudah meluas ke seluruh Provinsi di Indonesia. “Kita membentuk satgas anti narkoba yaitu Ganas Anar ini akan kita sebar diseluruh wilayah untuk menanggulangi narkoba dengan cara mengedukasi warga khususnya pelajar. Demi kemaslahatan ummat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Satgas Ganas Anar Provinsi Banten periode 2016-2021, Mas Muis mengatakan dalam rangka memerangi narkoba Ganas Anar akan bekerja sama dengan Polda Banten dan BNN. “Kedepan kita akan membuat Mou dengan instansi-instansi terkait dan pondok-pondok pesantren. Karena narkoba ini peredarannya sudah masive. Dalam rangka menegakan amar maaruf nahi munkar,” katanya.

Setelah pengukuhan pengurus, Ganas Anar akan menggelar rapat kerja di bulan Desember dan Januari tahun 2017. Muis mengatakan pengurus tingkat Kota dan Kabupaten akan dilakukan pembentukan secara bertahap. “Narkoba sudah merusak ummat. Sudah masuk ke kampung-kampung. Kasihan anak bangsa, di semua ruang lingkup. Kewajiban kita untuk memerangi narkoba,” ucapnya.

Ditempat yang sama, Kapolda Banten Brigjen Pol Listyo Sigit Prabowo menilai kesepakatan pembentukan ganas anar untuk bersinergi dengan pihak kepolisian memberikan hal positif dalam rangka memerangi narkoba. “Mungkin mereka difungsi pencegahan dan rehabilitasi. Suatu yang sangat bagus karena ini bentuk sinergi antara umaroh dan ulama. Semoga pemberantasan narkoba akan maksimal,” katanya.

Sigit mengungkapkan, sepanjang tahun 2016 ini sudah ada 173 kasus narkoba yang telah terungkap. 100 orang pengedar dan 73 orang sebagai pemakai “Rata-rata usianya diatas 20 sampai dengan 35. Usia produktif,” tuturnya. (Riko)