Dukung Pemulihan Ekonomi Pasca Pandemi, Krakatau Bandar Samudera Gelar Pelatihan Digital UMKM

0
1595

CILEGON – Revolusi Industri 4.0 membawa perubahan teknologi yang sangat pesat bagi dunia usaha. Hal ini otomatis meningkatkan persaingan pasar baik nasional maupun global. Tidak lepas dampak dari Pandemi Covid-19, banyak pola hidup yang berubah karena kita harus lebih banyak berada di rumah hal ini membuat perubahan teknologi semakin digunakan termasuk dalam dunia usaha.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, selama pandemi Covid-19 membelenggu Indonesia, minat masyarakat dalam berbelanja secara online meningkat. Berdasarkan data yang dihimpun BPS, rata-rata peningkatan produk yang terjual di marketplace dalam kurun waktu April 2020 – Juni 2020 (masa pandemi) mencatat rata-rata peningkatan 20% dari bulan-bulan sebelumnya.

Direktur Utama PT Krakatau Bandar Samudera, Akbar Djohan melihat hal ini menjadi suatu langkah baik, karena itu bertepatan Hari Ulang Tahun PT. Krakatau Bandar Samudera (KBS) Ke-25 Tahun akan menyelenggarakan pelatihan digital untuk pengembangan UMKM.

“Hal ini kami lakukan untuk mendukung bisnis para UMKM bisa tetap berjalan secara optimal pasca pandemi Covid-19, karena dibutuhkan cara baru yang dapat mendukung perkembangan usaha. Berbagai tantangan yang kita hadapi sekarang semakin menekankan pentingnya migrasi dan transformasi digital,” Ungkap Akbar dalam acara zoom yang diselenggarakan KBS (25/02).

Akbar juga mengatakan tujuan utama pelatihan ini dilakukan untuk mengedukasi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM tentang bagaimana memanfaatkan digitalisasi untuk sistem manajemen usaha sampai kepada memasarkan produknya.

“Kita harus terus belajar dan mengoptimalikan lagi penggunaan digital, karena saat ini penggunaan digital sangat berpengaruh untuk keberlangsungan sebuah usaha. Kita tidak boleh tergerus oleh zaman, harus terus mengupdate segala perkembangan digital ini,” tambah Akbar.

Akbar juga melihat di dalam masa pandemi covid-19 ini permasalahan yang dihadapi UMKM bukan hanya keterbatsan pembiayaan, tapi juga keberlanjutan usahanya di dalam platform digital karena masih banyak UMKM yang belum memanfaatkan platform digital ini untuk usaha mereka.

“Saya juga mengapresiasi Ketua Umum BPP HIPMI Cilegon, Akhmad Suhandi yang ikut berkolaborasi KBS dengan HIPMI Cilegon untuk memberikan dukungan kepada UMKM Cilegon yang terpilih berupa dana bantuan modal usaha.

Terakhir akbar menjelaskan tujuan besar KBS ialah agar UMKM nasional dapat tumbuh dan bersaing di level nasional maupun global, karena UMKM digital produktif merupakan kunci pemulihan ekonomi negara.

Pelatihan Digital untuk Pengembangan UMKM di selenggarakan oleh Krakatau Bandar Samudera X HIPMI X Amazon Web Service melalui zoom dengan Narasumber Mardani H. Maming, Ketua Umum BPP HIPMI Cilegon, Akhmad Suhandi , Ketua BPC HIPMI Cilegon dan Anthony Amni, Head of Mid-Market Segment Amazon Web Services Indonesia. (Bayu Mulyana)

Baca selengkapnya di Koran Radar Banten atau versi digital di epaper.radarbanten.co.id