Dukung Program Swasembada Pangan, Lebak Rekrut Penyuluh Desa

Net. ILUSTRASI
Net. ILUSTRASI

LEBAK – Demi mendukung program swasembada pangan nasional, Pemkab Lebak melakukan penjaringan tenaga penyuluh desa. Selama ini, Lebak masih kekurangan tenaga penyuluh lapangan pertanian, sehingga berdampak terhadap produksi dan produktivitas pangan.

“Kami berharap kekurangan tenaga penyuluh bisa terpenuhi dengan penjaringan penyuluh desa,” kata Kepala Bidang Penyuluh Badan Pelaksana Penyuluh Pertanian, Perikanan dan Kehutanan (BP4K) Kabupaten Lebak, Wismaryoto di Lebak, Jumat (25/12/2015).

Saat ini, jumlah tenaga penyuluh pertanian tercatat 155 orang dan tidak sebanding dengan jumlah desa/kelurahan. Oleh sebab itulah, pihaknya melakukan rekrutmen penyuluh desa yang dibiayai oleh Alokasi Dana Desa (ADD). Rekrutmen penyuluh desa ini diharap menjadi solusi untuk mengisi kekurangan tenaga penyuluh.

Sebab, pengangkatan tenaga penyuluh oleh Pemerintah Pusat sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) belum terpenuhi. “Kami yakin tenaga penyuluh desa dapat mendukung program swasembada beras,” katanya.

Dijelaskan Wismaryoto, persyaratan untuk menjadi petugas penyuluh desa tersebut di antaranya minimal berpendidikan SMK jurusan pertanian dan SMA jurusan IPA. Selain itu juga berusia minimal 21 tahun dan maksimal 35 tahun. “Saat ini, hasil penyeleksian tenaga penyuluh desa yang layak mengikuti ujian kompetensi ada 500 orang. Sementara kebutuhan tenaga penyuluh desa sebanyak 340 orang.”

Pelaksanaan ujian kompetensi tertulis itu rencananya diselenggarakan pekan depan oleh tim Pemerintah Kabupaten Lebak. Semua petugas yang lulus akan disebar di 240 desa, atau sesuai Undang-undang Nomor 16 tahun 2006 tentang revitalisasi penyuluh pertanian. (rn/RBOnline)