Pemain Persitangsel (kanan) berebut bola dengan pemain tim Bantara SC (kiri) saat kedua tim bertemu pada pertandingan Liga 3, di Stadion Heroik Grup 1 Kopassus, Kota Serang, Selasa (7/8). Persitangsel menang telak dengan skor 6-0 atas Bantara FC. Sementara pada pertandingan lainnya, Duta FC juga menang besar atas Sams Soccer dengan skor 8-0.

SERANG – Kompetisi Liga 3 Asprov PSSI Banten resmi dibuka di Stadion Heroik Kopasus, Kota Serang, Selasa (7/8). Empat klub mengisi pertandingan perdana, yakni Sams Soccer melawan Duta FC dan Persitangsel duel dengan Bantara SC.

Laga tersebut seolah menjadi ajang pembantaian. Kekuatan klub yang dipertemukan seolah tidak sebanding. Duta FC dan Persitangsel sama-sama membantai lawannya tanpa ampun. Hingga peluit akhir pertandingan, Duta FC menang telak atas Sams Soccer dengan skor 8-0. Sementara Persitangsel juga sukses membungkam Bantara SC dengan skor 4-0.

Sejak awal pertandingan, kekompakan pemain Duta FC terbilang memukau untuk di kelasnya. Berkali-kali para pemain Duta FC melakukan serangan sehingga membuat Sams Soccer tak berdaya. Sebaliknya, Sams Soccer nyaris tak berkutik. Tidak ada peluang yang berhasil dibuat untuk mengimbangi permainan lawan.

Sementara, Persitangsel yang merupakan juara bertahan Liga 3 Banten 2017 masih di luar dari apa yang diharapkan. Meski sanggup mempermalukan lawannya. Tak sedikit juga gawang klub asal Tangerang Selatan itu terancam dijebol pemain Bantara SC. Kedua klub bermain hampir imbang, tetapi Bantara SC kurang bisa mengeksekusi peluang.

“Memang 8-0 skor yang dibuatnya. Tapi, kita tetap semangat. Karena sebelumnya kita hanya latihan saja, tidak ada uji coba. Persiapan kita juga terburu-buru. Duta FC memang bermain bagus,” ujar Pelatih Sams Soccer Denimar Carlos Jechintho, mengakui kekalahannya.

Pelatih Duta FC Piator Ambarita mengapresiasi permainan anak asuhnya yang telah sukses memetik tiga poin. Namun demikian, Piator enggan sesumbar. Pihaknya masih mengevaluasi para pemainnya atas pertandingan tersebut. “Pemain masih ada bolong-bolongnya (pertahanan kurang rapat),” katanya.

Piator tak memasang target klubnya muncul sebagai juara utama. Tapi paling tidak, sambungnya, lolos untuk mewakili Banten ke Liga 3 tingkat nasional. Untuk diketahui, berdasarkan hasil pertandingan final ada klub yang akan mewakili Banten untuk mengikuti kompetisi selanjutnya. Juara utama dan juara kedua. “Tim ini sudah kita persiapkan. Strategi kita akan bertahan dan menyerang,” ujarnya.

Sementara itu, Pelatih Persitangsel Solihin mengaku puas atas hasil yang diraih pada laga awalnya di Liga 3 tersebut. Meskipun jadwal kegiatan yang diterimanya terbilang mepet. “Hari ini, sudah jelas (sesuai target). Kita akan berupaya untuk mempertahankan reputasi yang telah kita raih sebelumnya,” kata dia.

Mengenai evaluasi yang akan diberikan kepada pemainnya, Solihin siap mengatasi ego pada pemain. “Karena siapa pun yang membuat gol, tetap tim kita yang akan menang. Kekurangan jelas akan selalu ada,” tuturnya. (rbs/ibm/ira)