E-Rapor di Kota Tangerang Diterapkan Tahun Ajaran 2019/2020

Sejumlah guru menjalani pelatihan untuk menyiapkan penerapan E-Rapor di Gedung MUI Kota Tangerang, Selasa (30/7). Foto Alwan/Radar Banten

TANGERANG – Pemkot Tangerang bakal menerapkan E-Rapor untuk siswa SD dan SMP Negeri se-Kota Tangerang. Penerapan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kota Akhlakul Karimah itu.

Hal itu dikatakan Sekretaris Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin, Selasa (30/7). Menurutnya Dindik akan memulai E-Rapor pada tahun ajaran 2019/2020, dan diharapkan E-Rapor ke depan dapat memudahkan orangtua dan guru-guru untuk mengakses nilai siswa.

“Ini untuk mengimplementasikan sistem elektronik berbasis digital di Dinas Pendidikan. Kami juga akan bekerja sama dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tangerang dalam implementasinya,” katanya.

Ditambahkan, nantinya usai rampung digarap Diskominfo, aplikasi E-Rapor juga dapat diunduh orangtua atau wali murid serta tenaga pengajar melalui aplikasi Android di smartphone. ”Jadi nanti wali murid bisa dengan mudah mengakses hasil belajar anaknya,” ungkap pria yang pernah menjabat Kabid SMP di Dindik Kota Tangerang.

Melalui E-Rapor juga dapat melihat langsung hasil nilai harian, nilai ulangan, hingga nilai per semester anak didiknya. Termasuk nantinya ketika guru menyampaikan nilai, orang tua bisa juga mengakses. Bahkan data nilai itu juga akan tetap bisa diakses meskipun para pelajar yang sudah tamat SD dan SMP, karena nilai atau link-nya terdata di pusat.

Jamal berharap, penerapan sistem E-Rapor ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di Kota Tangerang.

Sementara itu, Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengungkapkan, penerapan E-Rapor merupakan salah satu hasil kunjungan kerja ke Pemkot Bandung. ”Mereka sudah melakukan itu semua, saya sudah kontek Walikota Bandung kita akan mengadopsi sistem mereka dan mengakomodasi yang ada di Semarang dan daerah lainnya,” ungkapnya.

Tak hanya E-Rapor yang diujicobakan tahun ini, beberapa hal lainnya seperti Dapodik dan sistem ujian online juga akan diujicobakan. ”Sarananya kita siapkan, pekan depan rencananya sudah ada pelatihan-pelatihan untuk penerapannya seperti apa,” ujar pria yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur PT Sari Asih Group. (one/adm/sub)