Edarkan Ekstasi, Sopir Truk Diciduk Polisi

PANDEGLANG – Seorang pengedar narkotika jenis ekstasi atau ineks bernama Nasir Ibrahim alias Ayah (65) diciduk petugas Satresnarkoba Polres Pandeglang, Jumat (17/8) malam. Ratusan butir ekstasi berhasil diamankan polisi dari jaringan peredaran narkotika ini.

Informasi diperoleh, penangkapan Nasir bermula dari penangkapan terhadap Ridho Nur Hidayat oleh polisi beberapa waktu lalu. Dari tangan Ridho ditemukan satu bungkus plastik bening berisi ekstasi yang disembunyikan dalam bekas kotak rokok. Diakui Ridho ektasi itu diperoleh dari Nasir.

Berbekal keterangan Ridho, polisi menyusuri kediaman Nasir di Desa Mogana, Kecamatan Banjar, Kabupaten Pandeglang. Jumat (17/8), sekira pukul 23.00 WIB, kediaman Nasir digerebek. Sopir truk itu tak berkutik. Polisi menggeledah seisi rumah. Satu kotak berwarna hijau bertuliskan IMPACT ditemukan dari sebuah laci lemari pakaian. Saat dibuka, terdapat satu bungkus plastik bening berisi 18 butir ekstasi.

“Betul ada satu orang yang ditangkap. Sekarang masih dalam pengembangan,” kata Kabid Humas Polda Banten Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Whisnu Caraka dihubungi Radar Banten, Rabu (22/8).

Polisi juga menemukan sebuah smartphone warna hitam di atas meja di salah satu kamar. Saat diinterograsi, Nasir mengaku ekstasi itu diperoleh dari Jakarta Utara. “Selengkapnya, akan dirilis oleh Polres Pandeglang,” imbuh Whisnu.

Minggu (19/8) sore, polisi menggerebek sebuah apartemen milik Jim (DPO) di Jakarta. Polisi menemukan dua ratus butir pil ektasi dari dalam apartemen. Jim berhasil lolos dari sergapan polisi. “Sekarang orangnya masih diperiksa. Kita juga masih mencari seorang DPO. Kita masih buru bandarnya, karena masih ada orang lain yang memasok ekstasi,” kata Kapolres Pandeglang AKBP Indra Lutrianto Amstono.

Atas perbuatannya, Nasir dijerat dengan Pasal 114 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Undang-Undang No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Merwanda-Adib F/RBG)