Edhy Prabowo: Pilkada di Banten Tidak Terlalu Sulit

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Edhy Prabowo (kedua dari kanan) dan Ketua DPD Partai Gerindra Banten Desmond J Mahesa bersama ribuan warga saat mengikuti gerak jalan, Minggu (16/2).

DPP Gerindra Serahkan Mandat

SERANG – DPP Partai Gerindra menyerahkan mandat kepada Ketua DPD Gerindra Provinsi Banten terkait penentuan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah yang akan diusung dalam Pilkada 2020.

Wakil Ketua Umum DPP Gerindra Edhy Prabowo mengatakan, DPP mempercayakan kepada pengurus DPD Gerindra Banten yang dipimpin oleh salah satu pendiri Partai Gerindra Desmond J Mahesa.

“Pak Desmond bukan orang baru dalam dunia politik, Beliau tahu siapa-siapa yang layak diusung Partai Gerindra di Pilkada 2020. Kami di DPP beri mandat penuh ke Beliau. Sebab, sejak Gerindra Banten dipimpin Beliau, kemenangan demi kemenangan sudah dicapai, itu dibuktikan dalam Pemilu 2019 di mana Gerindra menjadi partai pemenang di Banten,” ungkap Edhy saat memberikan keterangan pers seusai menghadiri puncak perayaan HUT ke-12 Partai Gerindra tingkat Provinsi Banten di Rumah Aspirasi Desmond J Mahesa, Kota Serang, Minggu (16/2).

Edhy yang saat ini menjabat Menteri Kelautan dan Perikanan  optimistis Gerindra dapat memenangkan empat pilkada di Banten. “Melihat kekompakan pengurus dan kader, serta kemenangan di Pemilu 2019, saya yakin Gerindra tidak terlalu sulit memenangkan Pilkada 2020 di Banten,” tegasnya.

Kendati optimistis, Edhy tetap mengingatkan kepada pengurus dan kader Partai Gerindra di Banten untuk tidak jemawa menghadapi Pilkada 2020.

“Partai memang tidak mewajibkan harus mengusung kader internal, tapi ada mekanisme dalam melakukan penjaringan calon kepala daerah dan wakil kepala daerah. Mekanisme itu telah dilakukan Pak Desmond bersama pengurus. Saya cuma titip agar semua kader Gerindra terus turun ke lapangan mendengarkan aspirasi masyarakat,” imbaunya.

Kunci untuk menjaga kepercayaan rakyat terhadap Gerindra, lanjut Edhy, adalah ketika kader Gerindra yang sudah dipercaya rakyat duduk di parlemen konsisten bersama rakyat dan memperjuangkan aspirasi rakyat. Sebab, dibentuknya Partai Gerindra adalah untuk mendengar keluhan yang menjadi permasalahan rakyat sehingga kemudian menjadi masukan kepada pemerintah untuk membuat suatu kebijakan yang pro rakyat.

“Pak Prabowo mendirikan Partai Gerindra untuk mendengarkan semua permasalahan masyarakat dan melakukan perubahan untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya.

Menanggapi mandat yang diberikan DPP, Ketua DPD Gerindra Banten Desmond J Mahesa mengatakan, pihaknya akan memutuskan calon kepala daerah wakil kepala daerah, setelah proses penjaringan rampung hingga tahapan akhir.

“Tahapannya masih menunggu hasil survei yang dilakukan Gerindra terhadap semua bakal calon yang ikut penjaringan di Gerindra. Setelah ada survei, nanti kami panggil bakal calon yang layak diusung agar visi-misinya sama dengan Gerindra,” ungkapnya.

Ia menambahkan, bakal calon yang memiliki visi-misi sama dengan Gerindra dan dari hasil survei memang diinginkan oleh masyarakat untuk menjadi kepala daerah-wakil kepala daerah, itu yang akan diusung Gerindra. “Kami tidak ingin mendukung orang yang tidak diinginkan masyarakat. Survei menentukan dan komitmen calonnya,” tegasnya.

Perayaan HUT ke-12 Gerindra tingkat Provinsi Banten, lanjut Desmond, sengaja mengundang ribuan kader dan simpatisan Gerindra untuk mengingatkan kembali garis perjuangan partai.

“Tanggung jawab pengurus dan kader Gerindra adalah untuk berbuat baik kepada masyarakat Banten. Tentu pilkada juga bagian dari upaya Gerindra untuk memberikan kebaikan pada rakyat,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Dewan Pembina DPP Partai Gerindra Hashim S Djojohadikusumo menegaskan, dua kriteria utama dalam mendukung calon kepala daerah-wakil kepala daerah di Pilkada 2020 adalah bersih dari korupsi dan setia pada Pancasila.

Hal itu diungkapkan Hashim saat membuka diskusi publik DPD Partai Gerindra Provinsi Banten tentang mencari sosok kepala daerah yang sesuai dengan aspirasi publik, di Graha Mahesa, Kota Serang, Minggu (9/2).

Menurut Hashim, penjaringan calon kepala daerah-wakil kepala daerah di Partai Gerindra tidak terlalu ketat, cukup dua kriteria itu yang dijadikan dasar bagi pengurus daerah dalam mendukung dan mengusung pasangan calon di Pilkada 2020.

“Kita harus dukung calon yang bersih dari korupsi karena korupsi sama berbahayanya dengan virus corona,” ungkapnya. (den/alt/ira)