Edi Segera Tentukan Kepala OPD

Walikota Cilegon Edi Ariadi

CILEGON – Walikota Cilegon Edi Ariadi mengaku akan menentukan lima kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang dilelang pada pekan ini. Kemarin (19/12), Edi beserta Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati dan Sekretaris Daerah (Sekda) Sari Suryati melakukan wawancara secara tertutup tiga besar calon kepala OPD.    

Wawancara dilakukan tiga orang sekaligus yang akan mengisi jabatan kepala OPD di ruang walikota Cilegon. Pertama, tiga calon kepala OPD Dinas Pendidikan (Dindik) yaitu Ismatullah, AH Junaedi, dan Lia Nurlia; kemudian tiga calon kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), yaitu Luhut Malau, Tunggul Fernando dan Wilastri Rahayu; dilanjutkan tiga calon kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Sofan Maksudi, Sulelah, dan Uteng Dedi.

Menyusul kemudian tiga calon kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Hayati Nufus, Meisuri, dan Tarto Wahyudi; serta terakhir tiga calon kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Cilegon TB Dendi Rudiatna, Mariano Correia, dan Ridwan.

Usai wawancara, Edi mengaku akan segera menentukan lima kepala OPD pada pekan ini. Penentuan lima kepala OPD tersebut akan dilakukan diskusi terlebih dahulu antara dirinya dan Wakil Walikota Cilegon Ratu Ati Marliati. “Kalau bisa secepatnya. Minggu ini sudah ditentukan. Kita rapat lagi dengan Bu Wakil,” kata Edi, kemarin.

Dipanggilnya para calon kepala OPD ke ruangannya, kata Edi, untuk mengetahui komitmen masing-masing calon. Selain itu, ia juga menanyakan program inovasi yang akan dilakukan, meskipun pertanyaan tersebut sebenarnya juga telah ditanyakan oleh tim panitia seleksi (pansel).

“Kita juga menanyakan bagaiman kalau tidak terpilih, sikapnya seperti apa?” ujarnya.

Sementara itu, Ratu Ati Marliati mengaku, belum menentukan siapa yang akan menduduki kepala OPD. Kemarin, pihaknya baru menanyakan program inovasi apa yang akan dilakukan bila terpilih sebagai kepala OPD. Pertanyaan itu untuk meng-cross check antara yang disampaikan ke pansel.

“Belum ditentukan satu besarnya, nanti rapat lagi sama Pak Wali,” akunya.

Salah satu calon kepala Dindik, AH Junaedi mengatakan, saat di wawancara oleh Walikota dan Wakil Walikota hanya seputar komitmen ketika terpilih. Tiga calon kepala OPD ditanyai perihal yang sama.

“Kita juga diberi pengarahan, kalau yang tidak terpilih juga diminta legawa,” katanya. (brp/ibm/ira)