Eh…Ketahuan, Mahasiswi Kebidanan ‘Praktik’ di Kamar Bareng Pacar

Pasangan kekasih ini dipergoki saat Operasi Penyakit Masyarakat yang digelar Polsek Kotabaru, Sabtu malam (15/4) hingga Minggu (16/4) dini hari. Foto: Jambi Ekspres/JPNN.com

SEORANG mahasiswi kebidanan kepergok lagi ngamar dengan pacarnya, yang seorang mahasiswa di salah satu Perguruan Tinggi di Kota Jambi.

Pasangan kekasih ini dipergoki saat Operasi Penyakit Masyarakat yang digelar Polsek Kotabaru, Sabtu malam (15/4) hingga Minggu (16/4) dini hari.

Mereka sedang di kamar yang berada di lantai dua Hotel Mutiara. Pria berinisial EK itu mengaku kuliah di universitas ternama di Jambi.

‘‘Kuliah jurusan hukum. Cewek aku kuliah di Akbid,” aku EK, kepada petugas, dilansir JPNN.com.

Sementara, perempuan yang belum diketahui identitasnya itu menunduk sembari menutupi wajahnya. Polwan yang diturunkan ke lokasi langsung menggeledahnya untuk mencari barang terlarang.

Operasi ini dimulai sekitar pukul 23.00 WIB. Dipimpin langsung Kapolsek Kotabaru, AKP Hendra Jaya Manurung yang didampingi Wakapolsek AKP Sri Kurniati dan Kanit Reskrim IPTU Taroni Zebua.

Hotel pertama yang disisir yakni Hotel Sehat dan ditemukan sepasang kekasih yang hendak kabur.

Petugas menemukan celana dalam yang dibungkus dengan kantong asoi. Kedua pasangan itu yakni RK (25) dan MK (22) yang mengaku karyawan swasta.

Petugas selanjutnya bergerak ke Hotel Dannis, ada tiga pasangan yang ditemukan lagi indehoi.

Saat kamarnya digeledah, polisi tidak menemukan benda mencurigakan. Kemudian, di Hotel Mutiara ditemukan dua pasangan, salah satunya oknum mahasiswa.

Anggota bergerak ke arah Paal V. Di Hotel Sephia ditemukan tiga pasangan tanpa ikatan suami istri lagi ngamar.

Namun, satu pasangan dibawa ke Mapolsek Kotabaru karena tidak bisa menunjukkan identitasnya. Keduanya yakni RS dan NT.

Saat razia, sempat terjadi aksi kejar-kejaran. Di Hotel Perdana, satu pasangan mencoba kabur saat melihat kedatangan petugas.

Pasangan perempuannya berinisial DW diamankan, sementara laki-laki berhasil kabur. Pria yang belum diketahui identitasnya itu diduga pelaku kriminal.

Dalam operasi ini, dua pasangan digelandang ke Mapolsek Kotabaru, yakni pasangan RK dan MK. Keduanya digiring dari Hotel Sehat. Mereka dibawa karena tidak bisa menunjukkan surat-surat kendaraan yang dibawanya.

Kapolsek Kotabaru, AKP Hendra Jaya Manurung mengatakan, razia ini rutin dilakukan. Sasarannya, obyek vital, senpi, sajam, bahan peledak dan lainnya.

‘‘Hasilnya tidak ada yang menonjol. Mereka yang kita bawa akan kita panggil orangtuanya untuk diberikan pembinaan,” sebut AKP Hendra Jaya Manurung. (pds/JPNN)