Ekskavator Spider Sedot Perhatian Pengunjung Festival Cisadane 2018

Alat berat ekskavator spider milik Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang dipamerkan di Festival Cisadane 2018, Kamis (30/8). Alat berat ini mampu memasuki jalan kecil untuk membersihkan drainase yang mampet.

TANGERANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tangerang memamerkan kecanggihannya di Festival Cisadane 2018. Alat berat ekskavator spider ini selain memiliki badan kecil, mereka menyebut laba-laba kecil dari negara Italia.

Pantauan Radar Banten, Kamis (30/8), sejumlah pengunjung yang hadir di acara festival ini seakan penasaran ingin berselfie ria di dalam stang operator. Sebelum memasuki arena laba-laba, masyarakat menggunakan rompi baju operator layaknya seperti sedang  memperbaiki saluran drainase.

Dua petugas operator alat berat pun menunggu di pintu masuk. Lantaran mereka sudah tidak sabar ingin cepat menyalakan mesin tersebut. Mesin spider pun menyala hingga menampilkan atraksi layaknya laba-laba.

Petugas operator Roby menjelaskan, alat berat ini hasil produksi negara Italia yang memiliki keahlian sendiri. Laba-laba ini pernah naik truk sendiri tanpa ada bantuan alat berat yang lain.

Roby mengatakan, alat berat ekskavator spider ini dibuat untuk membersihkan saluran drainase yang sudah mengalami pendangkalan. Selain bisa memasuki ke jalan yang sempit, alat ini bisa masuk ke dalam air. ”Kecanggihannya dari situ. Bisa tenggelam di dalam saluran yang memiliki ukuran kecil,” katanya.

Selain menjelaskan ke pengunjung, Roby pun didapuk sebagai operator spider ekskavator ini. Untuk menjadi operator tidak mudah. Diperlukan pelatihan selama satu bulan untuk mahir menghafal tombol-tombol. ”Saya saja baru bisa dipercaya jadi operator satu bulan untuk mengoperasikan alat berat ini,” terangnya.

Terpisah, Ahmad Mahrus, pengunjung asal Tangerang mengatakan, dirinya datang ke Festival Cisadane ini selain mengisi liburan, juga ingin tahu ada keunikan yang dipamerkan. ”Kebanyakan alat berat ini kan kondisinya tidak terawat. Tetapi alat berat yang satu ini memiliki warna yang jarang dilihat,” katanya. (Gugun/RBG)