Embay Optimis Menang di Basis Suara Golkar

0
537 views
Embay Mulya Syarief meninjau perajin bata di Lingkungan Bentola, Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kamis (8/12).

CILEGON – Calon wakil gubernur Banten nomor urut dua Embay Mulya Syarief mengaku optimistis bakal meraup suara cukup besar di Kota Cilegon. Ia bahkan tak ragu untuk menyatakan dirinya yang berpasangan dengan calon gubernur Rano Karno bakal memenangkan perolehan suara di Cilegon.

Embay mengatakan, meski Cilegon merupakan basis Partai Golkar ia tidak ragu dengan perolehan suara yang bakal didapat. “Saya tidak mau susumbar tapi untuk di Cilegon saya yakin akan menang,” katanya saat mengunjungi perajin bata di Lingkungan Bentola, Kelurahan Bulakan, Kecamatan Cibeber, Kamis (8/12).

Diungkapkan Embay, sejauh ini pemimpin banyak yang terkesan jauh  dan tidak mudah hadir di tengah-tengah masyarakat. Karenanya, ia yakin masyarakat bisa membedakan pemimpin yang bakal dipilih. “Sebagian besar warga sadar partai bukan agama, jadi orang bisa memilih siapa saja tanpa melihat partainya. Hal yang terpenting pemimpin itu harus dekat, komitmen pada rakyat dan memiliki program prorakyat,” ungkapnya.

Dalam kesempatan itu, Embay pun mengaku bakal memperhatikan usaha mikro kecil menengah (UMKM) jika ia terpilih sebagai wakil gubernur pada 15 Februari 2017 mendatang.  “UMKM ini merupakan kantong pengamanan ledakan sosial, tidak perlu investasi besar banyak mempekerjakan orang. Makanya mereka harus dijaga,” ujarnya.

Embay meminta agar pelaku UMKM seperti perajin bata tetap bertahan dan tidak tergiur menjual lahan yang dimilikinya lantaran harga menggiurkan. “Perajin bata di sini mungkin banyak tergiur untuk menjual tanahnya karena harganya sudah mencapai jutaan, tapi kalau dijual harus ada pengganti usaha lain dan itu tidak mudah,” ujarnya.

Lebih lanjut, Embay pun bakal memberi bantuan permodalan dan pelatihan bagi para pelaku UMKM. Kata dia, Banten telah memiliki Bank Banten dan Jaminan Kredit Daerah (Jamkrida). “Nanti yang perlu modal kami bantu dari Bank Banten, dan kalau tidak punya jaminan nanti bisa melalui Jamkrida. Termasuk nanti dinas terkait juga bisa membantu pelatihan-pelatihan dan publikasi hasil barang yang dijual,” pungkasnya.

Sementara itu, warga sekitar, Warsito berharap apa yang diungkapkan Embay bakal terwujud bila ia terpilih. Kata dia, selama ini ia selalu kesulitan mendapat pinjaman modal pembuatan batu bata. “Semoga kalau terpilih perajin bata bisa terbantu masalah permodalannya,” harapnya.

Diungkapkan Warsito, dalam satu hari ia memproduksi sekira 4.000 hingga 5.000 bata tergantung pada banyaknya karyawan yang bekerja. “Kalau lebih banyak yang bekerja nanti bakal banyak pembuatan batanya, semoga nanti akan ditunjukkan juga pemasaran bata yang kami buat,” ujarnya. (Hairul Alwan/Radar Banten)