Pegawai BPOM Serang menunjukkan sebagian produk ilegal

SERANG – Selama empat bulan terkahir pada tahun 2015, Balai POM Serang berhasil mengamankan produk dan pangan ilegal senilai Rp5,98 miliar. Hal tersebut diungkapkan langsung oleh Kepala Balai POM Serang Muhamad Kashuri di kantor Balai POM Serang, Rabu (30/12/2015).

Kashuri mengatakan, selama empat bulan terakhir tersebut pihaknya melakukan sejumlah sidak seperti operasi khusus, operasi gabungan nasional, operasi Satgas Pemberantasan Obat dan Makanan Ilegal Banten, penertiban pasar dari kosmetik ilegal dan intensifikasi pengawasan khusus menjelang Natal dan tahun baru.

“Dari sidak-sidak tersebut, kita dapati produk kosmetik ilegal sebanyak 881 item, kosmetik mengandung bahan berbahaya sebanyak 12 item, jamu tanpa izin edar dan mengandung kimia sebanyak 74 item, dan pangan kadaluarsa dan tanpa izin edar sebanyak 16 item, dengan total jika dirupiahkan mencapai Rp. 5,98 miliar,” papar Kashuri.

Kahuri melanjutkan, pengawasan barang-barang ilegal dan berbahan bahaya tersebut perlu peran serta campur tangan masyarakat. Pasalnya, peredaran ini ada pun sejakan dengan tingginya permintaan masyarakat, dan lemahnya pengawasan lingkungan.

Kashuri mengaku sudah melakukan sejumlah cara untuk mengatisipasi dan menekan jumlah peredaran barang berbahaya tersebut. Selain dengan serangkaian sidak, BPOM pun melakukan sosialisasi dan edukasi dan pemberdayaan masyarakat melalui gerakan keamanan masyarakat desa.

“Selama di lapangan, kendala yang dihadapi adalah pengusaha sendiri yang nakal demi mendapatkan keuntungan yang besar,” katanya. (Bayu)