Empat Jam Tim SAR Evakuasi Tiga Warga yang Terjebak Banjir Bandang

Haer dibawa keluarganya setelah terjebak di tengah banjir selama empat jam.

LEBAK – Tim Search and Rescue (SAR) dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri bekerja keras mengevakuasi tiga warga yang terjebak di tengah banjir bandang di Haurgajrug, Kecamatan Cipanas, Lebak. Tiga orang yang terjebak banjir dari pukul 8.00 – 12.00 WIB, yakni Haer, Sangsang, dan Andri.

Pantauan Radar Banten di lokasi, tiga orang tersebut berdiri di tengah-tengah makam keramat. Awalnya air tidak kencang, sehingga mereka berdiam diri di tengah makam keramat antara Sungai Ciberang dan areal persawahan. Namun, air cepat naik dan ketiganya tidak bisa keluar dari areal makam tersebut dan hanya berpegangan ke pepohonan yang tumbuh di sekitarnya. Sementara itu, air cukup deras dan keluarga korban bersama masyarakat panik, karena tidak bisa berbuat apa-apa.

Tim SAR dari BPBD terus berupaya menyelamatkan tiga orang tersebut. Namun, derasnya banjir membuat tim SAR kesulitan. Pukul 11.30 WIB, tim SAR kemudian menyeberangi sawah dan mendekati makam keramat. Tiga orang yang sudah lemas berhasil dievakuasi oleh BPBD, TNI, dan Polri. Mereka langsung mendapatkan pertolongan dari tim medis.

“Alhamdulilah tiga orang yang terjebak banjir berhasil dievakuasi setelah terjebak di tengah banjir beberapa jam,” ujar Kepala pelaksana BPBD Kabupaten Lebak Kaprawi, Senin (1/1).

Banjir bandang di Cipanas sendiri merendam lebih dari tujuh desa di bantaran Sungai Ciberang. Puluhan rumah terendam dan beberapa rumah hanyut. Akibat banjir bandang yang terjadi pada awal tahun 2020 ini.(Mastur)