Empat Petinju Banten Jajal Gubernur Maluku Cup

Ilustrasi/ Inet

SERANG – Persiapan cabor tinju menghadapi PON XIX Jawa Barat 2016 terus dioptimalkan oleh Pengprov Pertina Banten. Empat petinju yang lolos PON, yakni Marjuki Pangabean (kelas 81 kilogram), Ongen Saknosiwi (kelas 60 kilogram), Patricius (kelas 52 kilogram), dan Ari Rudi Setiawan (kelas 49 kilogram) tengah digembleng di pemusatan pelatihan daerah (pelatda) untuk meningkatkan performa di atas ring.

Setelah menjalani pelatda PON selama tiga bulan terakhir, keempat petinju Banten tersebut akan menjalani tryout perdana. Kejuaraan Gubernur Maluku Cup Maret mendatang menjadi ajang tryout Marjuki cs.

Kepala Pelatih Tinju Banten Suherman mengatakan, sebagai evaluasi atas latihan selama tiga bulan terakhir, Pengprov Pertina Banten akan melakukan tryout pertama dengan mengikuti kejuaraan tingkat nasional pada akhir Maret mendatang. “Kami menilai kejuaraan Gubernur Maluku Cup sangat tepat untuk diikuti. Yang mana pesertanya kebanyakan adalah atlet yang akan lolos menuju PON XIX nanti. Dengan sendiri kita bisa mengintip peta kekuatan lawan. Apa pun hasilnya nanti akan menjadi bahan evaluasi kami dalam menjalani sisa pelatda hingga September nanti,” kata pria yang akrab disapa Herman kepada Harian Radar Banten, Sabtu (20/2/2016).

Herman menambahkan, kesiapan anak asuhnya jelang tampil di Gubernur Maluku Cup sudah sangat memuaskan. Namun ia menampik bila timnya memiliki target khusus di kejuaraan tersebut. “Persiapan sudah bagus tapi kami tidak punya target khusus di sana. Kami hanya akan melihat seberapa besar perkembangan hasil latihan selama ini. Meski demikian petinju kita tahu bahwa uji coba ke sana bukan untuk wisata. Kita tetap berharap ada hasil positif,” imbuhnya.

Sementara itu, Manajer Tinju Banten Raymond Alfons menyatakan, keempat petinju Banten rutin berlatih setiap hari di sisi utara Stadion Benteng, Kota Tangerang. “Mereka hanya mendapat libur latihan sehari saja, yakni setiap hari Rabu. Selebihnya mereka latihan bahkan untuk hari Senin dan Kamis kami latihan pagi dan sore,” ucapnya.

Diungkapkannya, pelatda PON kali ini lebih baik bila dibandingkan dengan Pelatda Pra-PON beberapa waktu lalu. Mengingat tingkat kehadiran petinju yang dalam Pelatda kali ini sudah mencapai seratus persen. “Semua petinju selalu hadir dalam latihan. Bahkan Ongen sudah dapat izin dari kesatuannya TNI AU (Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara-red). Beda dengan Pra-PON lalu yang mana Ongen berlatih terpisah di kesatuannya karena tidak diizinkan latihan di luar,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut Raymond, atlet sudah ditempatkan di mes Persita di Kebon Jahe, Kota Tangerang. “Dengan demikian kami tidak kesulitan lagi untuk mengontrol mereka,” tandasnya. (RB/dre/air/ags)