Empat Raperda Inisiatif Dibahas

PANDEGLANG – DPRD Pandeglang menggelar rapat paripurna pembahasan tiga rancangan peraturan daerah (raperda) usulan eksekutif dan satu raperda inisiatif di ruang rapat paripurna DPRD Pandeglang, Rabu (6/11).

Ketiga raperda usulan eksekutif itu adalah Raperda tentang perubahan atas Peraturan Daerah (Perda) Nomor 10 tahun 2017 tentang Retribusi Jasa Umum, Raperda tentang perubahan Perda Nomor 11 tahun 2011 tentang Retribusi Jasa Usaha, dan Raperda tentang Kabupaten Layak Anak. Sedangkan raperda insiatif DPRD adalah tentang Penyelenggaraan Kepemudaan dan Keolahragaan.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Pandeglang Tanto Warsono Arban mengatakan pengajuan Raperda tentang Retribusi Jasa Umum bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), agar bisa meningkatkan program pembangunan sarana dan prasarana infrastruktur di Pandeglang. “Raperda Retribusi Jasa Umum merupakan salah satu sumber pendapatan daerah yang sangat penting guna membiayai penyelenggaraan Pemerintah Daerah dalam rangka meningkatkan pelayanan kepada masyarakat,” katanya, kemarin.

Tanto menerangkan, Raperda tentang Jasa Usaha bertujuan untuk mewujudkan penyelenggaraan pendapatan retribusi secara transparan dan akuntabel. “Usulan untuk Raperda retribusi jasa usaha tentunya memiliki peran yang sangat strategis dalam meningkatkan kemampuan keuangan daerah, dan akan digunakan untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat Pandeglang,” katanya.

Tanto mengatakan, Raperda tentang Kabupaten Layak Anak bertujuan untuk menjaga dan melindungi hak anak di semua wilayah Pandeglang. “Usulan Raperda tentang Kabupaten Layak Anak memiliki tujuan untuk menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak agar dapat hidup tumbuh, berkembang dan berpartisipasi secara optimal, sesuai dengan harkat martabat kemanusiaan demi terwujudnya anak yang berkualitas, berahlak mulia dan sejahtera,” katanya.

Ketua DPRD Pandeglang Tubagus Udi Juhdi mengatakan, keempat raperda yang disampaikan itu kemudian akan dilakukan pembahasan diinternal DPRD sebelum dilakukan pengesahan. “Kita bahas dulu, kita tempuh dulu semua mekanisme yang ada sesuai dengan peraturan yang ada. Keempat raperda itu memiliki peran dan manfaat bagi masyarakat dan para pemuda di Pandeglang,” katanya. (dib/zis)