Empat Tahun Tak Diperbaiki, Jalan Kalanganyar-Makui Tinggal Tanah

Jalan Rusak
Pengendara motor berhati-hati melintas di ruas Jalan Kalanganyar-Makui, kemarin. (Foto: Herman)

RUAS jalan Desa Kalanganyar-Makui sepanjang dua kilometer tinggal tanah. Ini terjadi, lantaran sekira empat tahun tidak diperbaiki. Warga setempat mengeluhkan kondisi ruas jalan, karena akses dari Desa Kalanganyar menuju Kecamatan Cikedal dan Kecamatan Jiput menjadi sulit dilewati.

“Kalau musim hujan badan jalan tak tampak, lantaran jadi kubangan. Saat melintas pun harus hati-hati karena licin dan bisa mengakibatkan kecelakaan,” ujar Iyat Suryatna, warga Desa Makui yang ditemui di ruas jalan tersebut, Senin (7/3/2016) seperti dilansir Harian Radar Banten.

Iyat meminta, Pemkab segera membangun ruas jalan tersebut. Sebab, jika tidak segera diperbaiki aktivitas warga menjadi terhambat. Iyat mengancam, jika pada tahun ini tidak ada perbaikan, dirinya bersama warga akan mendatangi Pemkab Pandeglang. “Kami sudah bosan menunggu pembangunan jalan tersebut, sampai sekarang tak kunjung diperbaiki. Kalau dalam waktu dekat ini tak ada kejelasan, kami akan mendatangi Bupati Pandeglang,” ujarnya.

Dihubungi melalui telepon seluler, Kepala Desa (Kades) Kalanganyar Ibnu Hajar mengaku ruas Jalan Kalanganyar-Makui baru diusulkan pada musrenbang (musyawarah rencana pembangunan) 2016 ini. Kemungkinan akan direalisasi pada 2017 mendatang. “Saya baru bisa ngusulin, lantaran pada tahun lalu belum menjabat kepala desa. Namun memang jalan tersebut penting. Saya pun berharap pada anggaran perubahan bisa dimasukkan,” katanya. (RB/mg-05/zis/ags)