Enam Jembatan Gantung Hilang, Satu Jembatan Permanen Terputus di Sajira

Jembatan di Kampung Sajira Barat, Desa Sajira, Kecamat Sajira rusak dan tidak bisa dilintasi warga.

LEBAK – Enam jembatan di Kecamatan Sajira, Lebak, terputus akibat bencana banjir bandang yang menerjang wilayah Lebak utara. Dengan rincian, enam jembatan gantung hilang dan satu unit jembatan permanen terputus.

Pantauan Radar Banten di Kampung Sajira Barat, Desa Sajira, Kecamatan Sajira, jembatan yang melintasi Sungai Ciberang terputus. Kondisi tersebut mengakibatkan akses transportasi dari Sajira menuju Muncang terputus. Masyarakat dari berbagai daerah di Kecamatan Sajira dan Muncang hanya menyaksikan kondisi jembatan putus dari jalan raya. Beberapa petugas PLN memotong kayu yang menimpa kabel saluran udara tegangan tinggi (SUTT).

Ucu Juhroni, warga Sajira menyatakan, ada tujuh jembatan yang rusak akibat bencana banjir bandang. Enam jembatan gantung terletak di Sajiramekar satu unit, Sukajaya dua unit, Sukarame satu unit, dan Calungbungur dua unit. Untuk jembatan permanen yang terputus akibat banjir bandang terletak di Desa Sajira.

“Kejadiannya kurang lebih pukul 7.30 WIB. Saat kejadian tidak ada warga yang melintas di atas jembatan yang hilang dan terputus tersebut,” kata Ucu Juhroni kepada wartawan, Rabu (1/1).

Sujai, Sekretaris Kecamatan Sajira, mengatakan, jembatan gantung sebagian hilang terbawa arus sungai. Untuk itu, masyarakat sekarang tidak bisa melintas. Mereka hanya menunggu arahan dari pemerintah desa dan kecamatan.

“Kita imbau masyarakat tetap tenang, karena pemerintah sekarang sedang berupaya melakukan langkah-langkah penyelamatan dan pendataan korban banjir bandang,” tukasnya.(Mastur)