Kepala Kantor Kemenag Lebak Encep Safrudin Muhyi bersama kepala madrasah.

LEBAK – Dua kepala madrasah aliyah negeri (MAN) dan empat kepala madrasah tsanawiyah negeri (MTsN) di Kabupaten Lebak dikembalikan menjadi guru dan posisinya diganti oleh guru yang lain.

Hal tersebut berdasarkan surat keputusan Kepala Kemenag Lebak Nomor 2424/kk.28.02.01/kp.07.05/10/2017 tanggal 05 Oktober 2017 tentang usulan mutasi dan berdasarkan keputusan Badan Pertimbangan Jabatan serta Kepangkatan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Banten Nomor 6/bapejakat/XII/2017 tanggal 4 Desember 2017.

Mereka yaitu Kepala MAN 1 Lebak Jufri yang digantikan oleh Wahyudin, Kepala MAN 2 Lebak Nurochim diganti Ahmad Syaefullah, Kepala MTSN 2 Lebak Baekandi diganti oleh Dadang Purwanda, Kepala MTSN 1 Ahmad Firdaus diganti oleh Dadang A Nurdin., Kepala MTSN Arfan Fuad diganti oleh Ade Irawan Setiawan, dan Kepala MTSN 4 Lebak Rahmat diganti oleh Durotunasihin.

“Pergantian atau rotasi tersebut di lingkungan kerja Kemenag adalah hal yang biasa. Itu adalah cara penyegaran dalam sebuah organisasi,” kata Humas Kantor Kemenag Lebak Anjas, Jumat (12/1).

“Pergantian atau penurunan jabatan tersebut sifatnya sementara dan tidak mengikat, seperti halnya pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Lebak yang tadinya kepala sekolah menjadi guru kembali. Di lingkungan Kemenag juga sudah biasa,” ungkapnya.

Kepala Kantor Kemenag Lebak Encep Safrudin Muhyi menuturkan, pelantikan kepala madrasah dalam rangka peningkatan kualitas. “Terima kasih kepada kepala madrasah lama yang sangat berjasa kepada Kemenag. Madrasah merupakan peningkatan kualitas didik kita,” katanya.

Ia berpesan, terkait dengan pekerjaan yang baru hilangkan rasa egois dan emosi. Lakukan tugas atau pekerjaan secara ikhlas dan bertanggungjawab sehingga bisa memberikan hasil yang maksimal.

“Jangan terlalu banyak marah. Baca Alquran, bekerja sesuai aturan. Saya berharap ini merupakan sebagai tugas tambahannya guru. Emban amanah ini dengan baik. Kemudian, bersikap kooperatif, koordinasi, konsisten dengan aturan, konsekuen terhadap pekerjaan,” tuturnya.

“Selamat bekerja. Jadilah yang terbaik, tetap konsekuen dan amanah. Tetap harus koordinasi dan konsultasi. Amanah ini emban dengan baik untuk peningkatan mandrasah kedepannya,” pungkasnya. (Omat/twokhe@gmail.com).

BAGIKAN