Ketua DPRD Kota Cilegon Fakih Usman dan Walikota Cilegon Edi Ariadi.

CILEGON – Mengejar realisasi program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2016-2021, Ketua DPRD Kota Cilegon Faqih Usman menyarankan kepada Walikota Cilegon Edi Ariadi bersikap tegas.

Fakih menjelaskan, hingga triwulan pertama tahun 2019, sejumlah program perioritas yang masuk pada RPJMD masih terlihat tidak memiliki progres yang signifikan. 

“Misalnya, JLU (Jalan Lingkar Utara), pelabuhan (Warnasari), dan Gedung Setda enam lantai,” ujar Fakih usai pembukaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Cilegon di Hotel Grand Mangku Putra (GMP) Cilegon, Selasa (19/3).

Kata Fakih, jika pejabat pada organisasi perangkat daerah (OPD) yang bertanggung jawab atas program tersebut bergerak lambat, maka Edi tak usah segan untuk mengganti pejabat tersebut.

“Jangan karena berlindung pada persoalan saya orang walikota, saya orang ketua Dewan, saya orang ini, harus sesuai kinerja,” kata Fakih. (Bayu Mulyana