Faktor Ekonomi dan Perselingkuhan Dominasi Pemicu Kasus Perceraian di Lebak

Humas Pengadilan Agama Kabupaten Lebak, Soleh

LEBAK – Dari data yang diperoleh dari Humas Pengadilan Agama Kabupaten Lebak, bahwa ratusan pasang warga Lebak yang mengalami perceraian kebanyakan diakibatkan oleh faktor ekonomi dan perselingkuhan.

“Penyebab terbesar terjadinya perceraian di Lebak, diakibatkan oleh ekonomi dan perselingkuhan,” kata Soleh, Humas Pengadilan Agama Kabupaten Lebak saat diwawancarai awak media di ruang mediasi, Selasa (26/9).

Dikatakan Soleh, pada tahun 2016 tercatat yang sudah diputuskan ada 816 perceraian, salah satunya disebabkan perselingkuhan. Sedangkan tahun 2017 dari bulan Januari sampai Agustus yang sudah diputuskan ada 521 perceraian.

“Karena dua faktor itulah kebanyakan ratusan (pasang) warga Lebak bercerai. Namun kita juga sudah menempuh jalur mediasi untuk kedua belah pihak agar memikirkan kembali keputusan yang telah diambil, karena menyelesaikan persoalan tidak harus dengan bercerai,” katanya.

Meski demikian, angka perceraian di Lebak relatif rendah dibandingkan kabupaten atau kota lain di Banten. “Kami selalu berusaha agar kedua belah pihak memikirkan kembali akibat buruk pasca perceraian,” ujarnya. (Omat/twokhe@gmail.com)