Fakultas Hukum Untirta Teken MoU dengan BPR Serang

0
1088
Direktur Utama Acep PT BPR Serang Heri Suhana bersama Dekan Fakultas Hukum Untirta Agus Prihartono usai menandatangani perjanjian kerja sama, Senin (3/5), di gedung Fakultas Hukum Untirta.

SERANG – Fakultas Hukum Universitas Sultan Ageng Tirtayasa  (Untirta) menandatangani perjanjian kerja sama  dengan PT BPR Serang (Perseroda), Senin (3/5) di Gedung Fakultas Hukum Untirta, Sindangsari, Pabuaran, Kabupaten Serang.

Perjanjian kerja sama ditandatangani oleh Dekan Fakultas Hukum Untirta Agus Prihartono dengan Direktur Utama BPR Serang Acep Heri Suhana. Turut menyaksikan Komisaris BPR Serang Mohammad Tahyar, Direktur Kepatuhan BPR Serang Dadi Suryadi , serta jajaran manager di BPR Serang dan para Wakil Dekan Fakultas Hukum Untirta.

Dekan Fakultas Hukum Untirta Agus Prihartono mengatakan, perjanjian kerja sama ini untuk mendukung program pemerintah dalam mewujudkan kebijakan “Merdeka Belajar – Kampus Merdeka”. “Kampus merdeka merupakan kebijakan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi, Nadiem Makarim yang bertujuan untuk mendorong mahasiswa dalam menguasai berbagai keilmuannya guna memasuki dunia kerja,” kata Agus.

Kompetensi mahasiswa, kata Agus, harus disiapkan sesuai kebutuhan jaman, bukan hanya di  dunia usaha atau industri, juga dengan masa dengan yang perubahannya sangat cepat. “Oleh karenanya kerja sama dengan pihak BPR Serang dapat membantu proses capaian pembelajaran yang secara optimal dan selalu releven mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan,” jelas Agus.

“BPR Serang juga akan memfasilitasi dalam implementasi kebijakan Merdeka Belajar-Kampus Merdeka fakultas kami,” tambah Agus.

Agus berharap kerja sama ini berjalan sukses dan bermanfaat untuk semua pihak. “Apresiasi dan terimakasih kepada BPR Serang dan semua pihak yang telah menyukseskan kegiatan ini. Semoga kerja sama ini bermanfaat bagi kita semua,” pungkas Agus.

Direktur Utama BPR Serang Acep Heri Suhana merasa bangga dapat bekerja sama dengan Fakultas Hukum Untirta. “Ini bukan kali pertama kami bekerja sama dengan Fakultas Hukum Untirta. Sebelumnya kami sudah kerja sama dalam hal rekrutmen pegawai dan penempatan jabatan, serta pelatihan SDM pegawai kami agar lebih baik lagi,” kata Acep.

Perubahan badan hukum PD BPR Serang, tambah Acep, menjadi PT BPR Serang (Perseroda), memiliki dampak persoalan pada aspek hukum. “Dengan adanya kerja sama ini pihak Fakultas Hukum Untirta akan menyediakan tenaga pendidik untuk membantu penyelesaian persoalan-persoalan dalam bidang hukum, khususnya hukum perbankan,”  jelas Acep. (ami)