Kampus Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten di Kecamatan Curug, Kota Serang.

SERANG – Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten mulai Senin (15/2) besok menempati kampus baru di Curug, dekat Kawasan Pusat Pemerintahan Provinsi Banten (KP3B), Kota Serang. Ini merupakan kampus terpadu IAIN yang dibangun secara bertahap sejak tahun lalu. Sementara kampus di Jalan Jenderal Sudirman, Ciceri, Serang, masih ditempati oleh Fakultas Syariah, Fakultas Ushuluddin, Dakwah, dan Adab, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, serta Program Pascasarjana.

“Mulai Senin sudah tempati gedung baru dan pelayanan sudah berjalan. Sementara perkuliahan dimulai 22 Februari,” kata Subhan, Dekan Fakultas Tarbiyah dan Keguruan IAIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, saat berbincang-bincang akhir pekan lalu. Kata Subhan, proses perpindahan dilakukan sejak minggu lalu oleh pegawai dan dosen.

Di lokasi baru, lanjut dia, ada dua gedung. Gedung A untuk kantor dekan, akademik, dan umum, serta tempat kuliah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, Pendidikan Bahasa Inggris, dan Pendidikan Agama Islam. Sementara gedung B untuk perkuliahan jurusan Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah, Pendidikan Guru Raudhatul Athfal, Manajemen Pendidikan Islam, dan untuk himpunan mahasiswa jurusan. “Di sana juga sudah ada perpustakaan, ruang-ruang untuk laboratorium dan penunjang lainnya. Tinggal diisi saja. Lebih lengkap,” ungkap Subhan.

Fakultas Tarbiyah dan Keguruan yang pindah pertama ke kampus terpadu, lanjut Subhan, antara lain karena mahasiswanya paling banyak. Sekitar 3.000 mahasiswa. Kepindahan kampus ini akan berdampak bagi masyarakat sekitar. Misalnya tumbuh lahan perekonomian baru dan memberikan wawasan baru tentang pendidikan.

“Ya, cuma kendala kita saat ini masalah transportasi atau angkutan umum untuk mahasiswa. Tidak ada angkot yang langsung ke daerah sana (dari Kebon Jahe/Palima ke arah KP3B). Bagi yang punya kendaraan, mungkin tidak masalah. Namun bagi yang tidak punya, ini yang kami pikirkan,” ungkap Subhan.

Untuk itu, ia berharap kepada pemerintah daerah agar trayek angkutan umum ke daerah kampus IAIN atau arah KP3B dijalankan. “Mudah-mudahan nanti sopir angkot tahu kepindahan kampus dan beroperasi ke kampus baru,” harap Subhan. (Aas)