Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy (baju batik), Ketua PP FHI Brigjen TNI Yus Adi Kamrullah, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo berforo bersama pengurus FHI Banten usai dilantik di Hotel Le Dian, Kota Serang, Sabtu (25/3).          

SERANG – Pengurus Provinsi (Pengprov) Federasi Hoki Indonesia (FHI) Banten masa bhakti 2018-2022 yang dinahkodai Agus Wisas resmi dilantik. Pengprov FHI Banten dilantik langsung Ketua Umum Pengurus Pusat (PP) FHI Brigjen TNI Yus Adi Kamrullah di Hotel Le Dian, Kota Serang, Sabtu (24/3).

Hadir pada prosesi pelantikan Pengprov FHI Banten, yakni Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy, Sekretaris Jenderal PP FHI Yasser Arafat Suaidy, Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo, Sekretaris Umum KONI Banten Sutaryono, perwakilan beberapa pengprov dan pengcab, dan atlet hockey Banten.

Agus Wisas mengatakan, cabang olahraga (cabor) hoki Banten telah menempatkan pondasi prestasi di level nasional dengan meraih medali perunggu kategori indoor putra. Dengan prestasi tersebut, hockey Banten akan berusaha semaksimal mungkin berbicara banyak di PON XX Papua 2020.

“Kami berbicara dengan data karena kami punya atlet-atlet potensial. Bahkan dua atlet kami saat ini berada di pemusatan pelatihan nasional (Pelatnas) untuk Asian Games 2018. Itu artinya kami sudah punya modal untuk meraih prestasi lebih baik di PON XX Papua 2020. Satu medali emas menjadi target kami di PON Papua,” kata Agus.

Agus menambahkan, untuk mencapai target tersebut pihaknya akan memetakan kekuatan atlet hockey Banten. Dengan demikian tim pelatih akan diminta fokus untuk mengenjot kekuatan yang sudah di siapkan untuk meraih medali emas di PON XX nanti.

“Kan ada empat medali emas yang akan diperebutkan nanti. Sedangkan yang dipertandingkan ada dua nomor, yaitu indoor dan outdoor. Masing-masing nomor akan mempertandingkan kategori putra dan putri. Nah, kita akan petakan peluang terbesar Banten ada di mana. Kalau ada di kategori putra nomor indoor, kita akan fokus kesana. Tapi nomor lain tetap akan kita perhatikan juga,” imbuhnya.

Ketua Umum KONI Banten Rumiah Kartoredjo menyatakan, tahun 2018 dan tahun 2019 merupakan tahun genting karena persiapan tampil di PON XX Papua 2020 dimulai darti sekarang. “Kami ingatkan kepada cabor hoki bahwa KONI Banten hanya akan memberangkatkan peringkat tiga besar di babak kualifikasi (Pra-PON) ke PON XX. Untuk itu kami meminta hoki untuk melakukan persiapan sedini mungkin agar bisa diberangkatkan ke Papua,” ucapnya.

Masih di tempat yang sama, Wakil Gubernur Banten Andika Hazrumy  mengatakan, tidak bisa dipungkiri kalau pembinaan olahraga membutuhkan biaya dan anggaran yang besar. Namaun keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah, pembinaan olahraga belum bisa sepenuhnya mengandalkan anggaran dari pemerintah yang dihibahkan melalui KONI.

“Saya kira sudah sangat tepat Pengprov FHI memilik Pak Agus Wisas sebagai ketua. Pak Agus yang notabene Wakil Ketua Kadin Banten sangat tepat untuk menyokong pembinaan hoki Banten. Bisa lah nanti Pak Agus menggandeng pihak swasta sebagai CSR untuk membantu pendanaan hoki,” kata Andika. (dre/ibm/ags/RBG)