Raditya Dika (kedua dari kanan) bersama para pemeran The Guys. Foto: Jawa Pos

JAKARTA – Raditya Dika cukup produktif membuat dan membintangi film komedi romantis. Film terbarunya, The Guys, siap dirilis Kamis (13/4) mendatang.

Dalam film yang mengisahkan kehidupan pekerja kantoran tersebut, Raditya tak hanya menjadi pemeran utama, tapi juga sebagai penulis naskah dan sutradara.

The Guys sebenarnya adalah kisah nyata Raditya sebelum dia menemukan passion sebagai komika dan penulis buku. Dia sempat kerja kantoran selama setahun. Pemain dan sutradara Koala Kumal (2016) itu butuh waktu 1,5 tahun untuk menulis kisah tersebut.

’’Gue coba meramu kegelisahan yang dirasakan saat kerja di kantor, dan mungkin masyarakat banyak juga yang ngerasain juga tentang kehidupan kantor,’’ kata Radit sebelum gala premiere di Studio 6, XXI Plaza Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (8/4) malam.

Saat mulai menulis, pria 32 tahun itu berusaha mengingat kembali pengalamannya bekerja di kantor. Tiap bulan gajian. Tapi, dia merasa ada yang kurang dalam hidupnya.

Kegelisahan itu menjadi titik tolak premis The Guys. Dia mengangkat cerita tentang empat sahabat yang berusaha mencari peluang hidup.

Mereka ingin tahu, apakah jika tidak bekerja kantoran, hidup mereka akan lebih baik. Ini mirip seperti kisahnya dulu.

Dari sederet cast, ada nama Pevita Pearce. Ini kali pertama Pevita bermain drama komedi. Radit mengajak Pevita agar unsur drama dalam film semakin kuat.

Pevita memerankan tokoh bernama Amira. Seorang perempuan karir yang ibunya meninggal sejak dia kecil. Dia sangat dekat dengan ayahnya yang merupakan bos besar perusahaan tempatnya bekerja.

’’Tapi, dia nggak manja, justru dia ingin menunjukkan kemandiriannya dengan tidak membiarkan karyawan ayahnya tahu bahwa dirinya anak yang punya perusahaan,’’ jelas Pevita.

’’Banyak sekali yang bisa dicontoh dari karakter ini,’’ tambah aktris 24 tahun tersebut.

Raditya juga mengajak bintang Thailand Pongsiree Bunluewong alias Pukai serta aktris Baifern Pimchanok. Pukai berperan sebagai Sukun, seorang ekspatriat Thailand yang tidak mengerti bahasa Indonesia sama sekali.

’’Dalam film, Sukun bingung berbicara dengan orang. Saya juga masih bingung sampai sekarang,’’ katanya, lantas tertawa.

Bagi dia, tantangan tersulit selama syuting adalah saat satu frame dengan komika Indra Jegel. Jegel tidak pernah mengucapkan dialog yang sama persis seperti naskah. ’’Jegel selalu melakukan itu.

Jadi, aku kesulitan mendengarkan Jegel, apa yang akan dia katakan. Jadi, saya minta dia memberi tanda, isyarat tertentu,’’ terang Pukai yang disambut tawa Jegel.

Bagi fans Raditya Dika, film tersebut akan terasa seperti perpisahan. Setidaknya untuk tahun ini. Sebab, setelah The Guys, pria yang sudah membintangi 10 film itu ingin rehat.

Dia baru akan membuat atau membintangi film lagi tahun depan. Karena itu, Raditya mengungkapkan, film tersebut dibuatnya dengan lebih tulus dan jujur dibanding karya-karyanya yang lain. (glo/c17/na/JPNN.com)