Forki Banten Siapkan 61 Karateka Guna Hadapi Kejurnas

Karate Banten
Atlet Karate Banten berlatih rutin di GOR Baladika Grup 1 Kopassus, Senin (11/1/2016). (Foto: Andre AP)

SERANG – Sebanyak 61 karateka yang tergabung di tim Banten Bangkit (Bangkit) Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (Forki) Banten, kini menjalani pemusatan pelatihan daerah (pelatda). Mereka disiapkan untuk tampil di dua ajang kejuaraan nasional (kejurnas) 2016.

Kejurnas Shintoriyu Indonesia Karate-Do (Shindoka) pada 27-29 Januari yang akan dilangsungkan di DKI Jakarta dan Kejurnas Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) di Semarang pada 5-7 Februari mendatang adalah dua event besar yang akan diikuti 61 karateka Banten.

Wakil Ketua Harian Pengurus Provinsi (Pengprov) Forki Banten Bidang Prestasi Joe Manaloe mengatakan, ke-61 karateka yang tergabung dalam tim Bangkit merupakan karateka terbaik hasil seleksi pada Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Karate Piala Gubernur di Kabupaten Lebak beberapa waktu lalu.

“Ke-61 karateka tersebut mulai dari usai dini hingga senior. Mereka adalah juara atau peraih medali emas di masing-masing kelas. Saat ini mereka menjalani pelatda di dua zona, yakni zona Barat (Serang, Cilegon, Pandeglang, Lebak) dan zona Timur (Tangerang Raya). Fokus sekarang adalah pembentukan karakter,” kata Joe kepada Radar Banten di GOR Baladika Grup I Kopassus, Serang, Senin (11/1/2016) sore.

Joe memastikan, tidak semua karateka akan diturunkan di kejurnas tersebut. “Kami akan bagi sesuai kelas dan kategori yang dipertandingkan. Kalau semuanya kami turunkan di Kejurnas Shindoka, nanti di Kejurnas INKAI anak-anak sudah tidak fit lagi. Nanti tim pelatih yang akan menyusun strategi,” imbuhnya.

Menurutnya, dua kejurnas tersebut merupakan ajang bergengsi karate nasional. Oleh karenanya, karateka yang akan diturunkan benar-benar harus dalam kondisi terbaik. “Kalau asal kirim, mendingan tidak usah sekalian. Ajang ini salah satu event sorotan PB Forki dan kita benar-benar harus menampilkan karateka terbaik,” tegas Joe.

Sementara itu, Kepala Pelatih Karate Banten Sihang Gusti menyatakan, performa karateka Bangkit terus mengalami peningkatan dari segi fisik dan teknik. “Anak-anak dalam kondisi terbaik dan semua siap diturunkan. Tapi, kami tetap akan memilah dan membagi menjadi dua tim. Sementara, masih fokus dengan peningkatan fisik dan power,” ucapnya.

Disinggung mengenai target, ia menolak untuk mematok capaian yang harus diperoleh. “Tidak realistis kalau kita patok target dari sekarang. Apalagi, kekuatan karate sudah merata dan sulit diprediksi. Lagi pula, dengan ditargetkan bisa mengganggu persiapan anak-anak terutama yang usia dini,” tutup Gusti. (RB/dre/air/dwi)