Gagal Ikut Pemilu. PKPI Banten: Miskomunikasi di Tingkat Daerah

SERANG – Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) dinyatakan tidak memenuhi syarat oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia. Hal ini berdampak ke partai daerah termasuk DPD PKPI Provinsi Banten yang terancam tidak bisa menjadi peserta Pemilu 2019.

Hal itu dikatakan oleh Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PKPI Provinsi Banten Muji Rohman. Ia mengatakan, terdapat dua provinsi yang dinyatakan belum memenuhi syarat, yaitu Jawa Tengah dan Jawa Timur. Yang membuat secara nasional PKPI tidak memenuhi syarat.

“Kami ajukan gugatan. Kami masih punya keyakinan gugatan ini akan dikabulkan dengan Bawaslu. Jadi berita acara itu ternyata di Kabupaten-Kota itu memenuhi syarat (MS), pada waktu pleno di tingkat provinsi itu tidak memenuhi syarat (TMS). Padahal di berita acaranya ada. Makanya atas dasar itu kami lakukan gugatan. Itu sedang diproses,” tutur dia saat dihubungi lewat sambungan telepon seluler, Selasa (20/2).

Ia mencontohkan, di Provinsi Banten saat dilakukan verifikasi di kabupaten-kota dinyatakan memenuhi syarat. Begitu pula ketika diplenokan di KPU Provinsi Banten hasilnya sama, memenuhi syarat. “Kalau kami di Provinsi Banten MS dan dari bawah MS. Ada rekapannya. Ini penyebabnya miskomunikasi di tingkat daerah. Masa itu berita acara beda dengan Kabupaten dan Provinsi,” anehnya.

Gugatan itu, tinggal pihaknya bandingkan antara berita acara yang dikeluarkan KPU, di mana terjadi perbedaan hasil di Kabupaten-Kota dengan Provinsi. Pihaknya sudah serahkan bukti ke konsultan. “Kami memaklumi, namanya KPU juga sangat hati-hati tidak bisa mencabut berita acara. Harus ada gugatan untuk melihat legalnya mana,” katanya.

Pembagian nomor urut partai sudah dilaksanakan. Muji Rohman mengatakan kejadian serupa pernah terjadi pada Pemilu 2014. PKPI mendapat nomor urut paling buncit. Hal ini akan terulang kembali, bila gugatan dikabulkan untuk ikut Pemilu 2019 kemungkinan PKPI akan mendapat nomor urut 19 atau 20 setelah nomor urut partai lokal.

Di Provinsi Banten, sambungnya, persiapan pemilu legislatif sudah dilakukan perekrutan bakal calon legislatif sekitar 70 persen sudah terpenuhi di Kabupaten-Kota. Ia menargetkan DPD PKPI Provinsi Banten mendapat satu fraksi. “Kabupaten-Kota empat kursi. Provinsi juga sama targetnya empat kursi,” tuturnya.

Pada Pileg 2019, Muji Rohman juga akan kembali ikut serta mencalonkan diri menjadi bakal calon legislatif. (Anton Sutompul/antonsutompul1504@gmail.com).