Gagal Nyalip, Alimudin Tewas Terlindas Truk

SERANG – Seorang pengendara sepeda motor tewas usai terlindas ban truk di Jalan Raya Serang-Cilegon, tepatnya di Kampung/Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Serang, Selasa (4/12). Diduga, penyebab kecelakaan yang menewaskan pemotor bernama Alimudin (19) itu lantaran korban gagal menyalip.

Informasi diperoleh, kecelakaan itu terjadi sekira pukul 07.30 WIB. Alimudin yang mengendarai sepeda motor Honda Vario nopol A 6029 GD itu melaju dari arah Serang menuju Cilegon. Motor pemuda asal Kampung Kebagusan, Desa Pejaten, Kecamatan Kramatwatu, itu terus melaju dengan kecepatan tinggi. Saat melintasi jalan menikung, korban diduga berusaha menyalip sebuah truk Colt Diesel nopol A 2551 GY yang berada di depannya.

“Diduga saat menyalip ruang gerak yang kurang cukup untuk melewati kendaraan tersebut sehingga pengendara hilang konsentrasi, lalu tidak bisa mengendalikan motornya,” kata Kanit Laka Polres Serang Kota Inspektur Polisi Dua (Ipda) Ade Komarudin dihubungi Radar Banten, Selasa (4/12).

Alimudin seketika terjatuh dari atas sepeda motor. Badannya membentur aspal dan terpental masuk ke kolong truk yang dikemudikan Tata Satria. Roda belakang truk milik warga Kampung Merancang, Desa Kendayakan, Kecamatan Kragilan, Kabupaten Serang, itu melindas tubuh dan kepala korban.

“Kepalanya terlindas ban belakang kendaraan tersebut. Korban langsung meninggal dunia di tempat karena mengalami luka berat di bagian kepala,” kata Ade.

Petugas Unit Lakalantas Polres Serang Kota yang datang ke lokasi langsung mengevakuasi jasad korban menuju RSUD dr Drajat Prawiranegara, Kota Serang. “Dua kendaraan yang terlibat kecelakaan itu hanya mengalami kerusakan ringan,” kata Ade.

Hingga kemarin, polisi masih meminta keterangan saksi termasuk sopir truk yang terlibat kecelakaan. “Barang bukti motor sudah ada di kantor unit laka,” kata Ade. (Merwanda/RBG)