Gairahkan Wisata di Selat Sunda, Hotel Beri Diskon Besar

Tamu yang sedang menikmati sarapan pagi di salah satu hotel di Anyar. Foto Susi K/Radar Banten

SERANG – Masih rendahnya okupansi atau tingkat hunian hotel membuat sejumlah hotel menawarkan harga spesial untuk menarik wisatawan. Hingga saat ini, okupansi di kawasan wisatawan Anyar, Cinangka, Carita, Tanjung Lesung masih rendah.

Ketua Harian Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Serang Agus Zaenal mengatakan, kondisi wisata di Selat Sunda masih belum pulih kembali pascatsunami. Okupansi hotel hanya 15 persen untuk hari kerja. Sementara di akhir pekan bisa mencapai 60 persen.  “Kondisinya masih drop. Apalagi ada gempa pada 2 Agustus 2019,” kata Agus kepada Radar Banten, Senin (9/9).

Menurutnya, saat ini, sejumlah hotel masih menawarkan harga spesial atau diskon untuk menarik wisatawan agar okupansi bisa meningkat, terutama di akhir pekan. “Diskonnya beragam mulai dari 30 persen hingga 40 persen,” tuturnya.

Menghadapi kondisi saat ini, lanjut dia, sejumlah hotel belum menyiapkan promo untuk akhir tahun 2019 dan awal tahun 2020. Pengelola hotel masih fokus dengan penjualan bulanan. “Belum memikirkan ke rencana tahun baru dan mungkin mulai Oktober baru mulai disiapkan,” ungkapnya.

Ketua Umum PHRI Provinsi Banten Achmad Sari Alam mengungkapkan, kawasan wisata Selat Sunda meski mulai mengalami pemulihan, tetapi belum normal seperti dulu. Hotel menawarkan tarif promo dengan diskon maksimal hingga 50 persen supaya wisatawan ramai. “Kalau hari biasa memang cenderung turun okupansinya, tetapi kalau weekend sudah mulai ramai,” katanya.

Ia meminta hotel untuk memberikan harga terbaik agar bisa meningkatkan minat wisatawan berkunjung ke kawasan wisata pantai Selat Sunda. Hotel juga harus tetap menjaga kebersihan fasilitas agar tamu merasa nyaman saat menginap atau berkunjung.

Ia optimistis okupansi hingga akhir tahun bisa mencapai 80 persen jika pengelola hotel tetap memberlakukan tarif promosi dan Pemkab Serang bersama stakeholder konsisten membuat event untuk meningkatkan kunjungan wisatawan.

General Manager Aston Anyer Beach Hotel Doddy Faturahman mengungkapkan, saat ini okupansi pada hari kerja sekira 40 persen, tetapi pada akhir pekan mencapai 100 persen. Untuk menarik wisatawan, Aston Anyer Beach Hotel memberikan harga terbaik mulai Rp650 ribu pada hari kerja dan pada akhir Rp850 ribu.

“Kami juga memberikan keuntungan lain bagi tamu, yakni welcome drink berupa coffee premium dan breakfast bisa di pinggir pantai,” katanya.

Ia menuturkan, untuk promo akhir tahun belum di-publish karena masih dalam perencanaan. “Mungkin akhir tahun ini harga yang akan ditawarkan tidak akan sama dengan tahun lalu,” tuturnya.

General Manager Tanjung Lesung Beach Hotel Widiasmanto mengungkapkan, saat ini, Tanjung Lesung Beach Hotel masih menawarkan harga promo mulai dari Rp688 ribu per malam termasuk kamar dan breakfast. Hotel sedang mempersiapkan event yang akan diselenggarakan akhir bulan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan. “Mudah-mudahan event ini memberikan pengaruh positif,” katanya.

Ia menuturkan, pada akhir tahun, hotel mempersiapkan promo menarik, tetapi belum di-publish karena masih fokus ke acara akhir bulan. “Setelah acara mungkin akan dipasarkan,” tuturnya. (skn/aas/ira)