Gandeng BPJS Kesehatan, OASE Kabinet Kerja Gelar Pemeriksaan IVA/ Pap Smear

Perwakilan OASE, Natalia.

SERANG – Organisasi Aksi Solidaritas Era (OASE) Kabinet Kerja menggandeng Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kantor Cabang Serang menggelar pemeriksaan IVA/ Pap Smear, di halaman Sekretariat TP PKK Provinsi Banten, KP3B, Kota Serang, Selasa (25/4).

Acara ini dihadiri perwakilan OASE Kabinet Kerja, Kementerian Kesehatan, Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan dan Keluarga Berencana (DP3AKKB) Provinsi Banten Sitti Maani Nina, TP PKK Provinsi Banten dan Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Chandra Nurcahyo.

Perwakilan OASE Kabinet Kerja, Natalia mengatakan, bahwa OASE Kabinet Kerja adalah salah satu perkumpulan para pendamping menteri yang digagas oleh Ibu Negara Iriana Joko Widodo dan Ibu Wakil Presiden Mufidah Jusuf Kalla, yang memiliki tujuan untuk turut mendukung dan berperan dalam mensukseskan program Kabinet Kerja, dalam kegiatan ini khususnya untuk melakukan pencegahan dan deteksi dini kanker serviks pada perempuan Indonesia hingga tahun 2019.

“Layanan pemeriksaan IVA/ Pap Smear ini dapat dijamin oleh BPJS Kesehatan, jadi tidak harus khawatir untuk soal biaya. Jika setelah pemeriksaan, peserta positif mengidap kanker, BPJS akan merujuk peserta sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku,” katanya saat diwawancarai seusai acara.

Sementara itu, menurut Kepala BPJS Kesehatan Cabang Serang Chandra Nurcahyo, berdasarkan data peserta BPJS Kesehatan secara Nasional tahun 2016, jumlah kasus kanker serviks di tingkat pelayanan Rawat Jalan Tingkat Lanjutan (RJTL) mencapai 12.820 kasus dengan total biaya sekitar Rp56,5 miliar, sementara di tingkat Rawat Inap Tingkat Lanjutan (RITL), tercatat ada 6.938 kasus dengan total biaya Rp87,1 miliar.

“Di Banten ini termasuk 10 daerah secara Nasional yang kurang pencegahan untuk kanker serviks, karena 2 menit sekali pasti ada perempuan yang meninggal. Namun untuk data secara pastinya nanti kita cek lagi,” katanya.

Kegiatan bulan deteksi dini terhadap kanker serviks tersebut dilakukan secara serentak hari ini di seluruh Indonesia yakni Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Jambi, Gorontalo, Jawa Tengah, Papua, Maluku, Bengkulu, Riau, Sulawesi Barat dan Kota Serang.

Chandra menambahkan, diharapkan dengan adanya pencegahan yang dilakukan hari ini, perempuan di Indonesia khususnya di Provinsi Banten dapat tidak mengidap kanker serviks maupun kanker payudara.

“Untuk mencegahnya dengan pola makan dan pola hidup yang sehat, juga dapat dilakukan dengan mendeteksi secara dini di rumah,” ungkapnya. (Wirda Garizahaq/risawirda@gmail.com)