Jalan Tol Jakarta - Tangerang.

TANGERANG – Penerapan ganjil genap di akses Tol Jakarta-Tangerang dalam waktu dekat diberlakukan di dua pintu, yakni Tol Tangerang II atau yang lebih dikenal pintu Tol Kebon Nanas dan pintu Tol Kunciran. Sosialisasi uji coba ganjil genap itu rencananya dilakukan Senin (16/4) mendatang dan berakhir hingga akhir April.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Tangerang Saeful Rohman mengatakan, pekan ini pihaknya telah menggelar rapat bersama dengan pihak terkait dalam pemberlakuan ganjil genap ini. ”Selasa lalu, kami rapat dengan Korlantas, Polda Metro Jaya, Organda, dan operator bus premium. Kemarin (Rabu, 11/4-red), kami bahkan telah membahas teknis sosialisasinya seperti apa dengan Polres, BPTJ (Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek-red),” katanya kepada Radar Banten, Rabu (11/4).

Untuk sosialisasi yang dilakukan, Saeful mengaku mulai melakukan pemasangan spanduk dan rambu-rambu. Ia bakal memasang delapan hingga sepuluh spanduk di sekitar Jalan M Yamin, Alam Sutera, Jalan Jenderal Sudirman dan titik-titik lainnya. Selain itu, pihaknya juga akan memasang rambu jalan dan membagikan leaflet pada para pengguna jalan. ”Untuk leaflet bahkan sudah kami sebar. Rencananya uji coba kami lakukan selama dua pekan. Jadi pada 1 Mei nanti, kami mulai terapkan,” ungkapnya.

Kata dia, penerapan ganjil genap akan diberlakukan pada kendaraan Golongan III dan IV. Saeful mengaku telah menyiapkan petugas yang bakal terjun ke lapangan untuk menyosialisasikannya.

”Kami siapkan petugas yang berada di bawah koordinasi Korlantas dan BPTJ. Kami tempatkan mereka di sekitar Mal Tangerang City termasuk di Porisplawad. Untuk pemberlakuannya hanya mobil pribadi saja. Sedangkan untuk angkutan barang tidak diperbolehkan melintas dari jam 06.00 hingga jam 09.00 WIB,” jelasnya.

Saeful berharap penerapan ganjil genap di jalan tol ini bisa mengurangi masalah kemacetan di wilayah Jabodetabek, khususnya di Kota Tangerang. Ia mengimbau, agar warga bisa mencari jalan alternatif lain selama uji coba penerapan ganjil genap ini. ”Saya meminta warga untuk melewati tiga pintu tol lainnya selama uji coba. Warga kami sarankan bisa lewat Karawaci, Greenlake, dan Bitung,” imbaunya.

Sementara itu, salah satu pengguna tol Arief Fadhila, mengaku kurang setuju dengan penerapan ganjil genap ini. Ia mengaku sering kali melalui Tol Kebon Nanas. ”Kalau harus melalui pintu tol lain, repot juga,” kata warga Cikokol itu. Pengguna jasa tol lainnya, Riyan Kurniawan, mengaku setuju dengan penerapan ganjil genap tersebut. ”Silakan saja diatur kalau memang bisa atasi macet,” ujarnya. (mg-08/dai/sub/RBG)