Gantikan Mantan Wagub, Septo Pimpin Kwarda Banten

0
1870

Serang – Baru setengah tahun dilantik menjadi Asisten Daerah (Asda) 1 Bidang Pemerintahan Provinsi Banten, mantan Sekretaris KPU Banten kini memimpin Kwartir Daerah (Kwarda) menggantikan mantan Wakil Gubernur Mohamad Masduki.

Pemilihan Ketua Kwarda Banten periode 2021-2026 dilakukan melalui Musyawarah Daerah (Musda) V Gerakan Pramuka Kwarda Banten yang dilaksanakan di Kota Serang, Rabu (7/4). Septo yang sebelumnya menjabat sebagai wakil ketua bidang usaha dan kerjasama Kwarda Banten terpilih secara aklamasi.

Dinamika sidang yang diikuti para peserta musda dari 8 kwarcab, dan pengurus kwarda sepakat memilih Septo menjadi ketua Kwarda yang baru.

Pimpinan sidang yang diketuai Adiyat Nuryasin dari Kwarcab Kabupaten Tangerang membacakan hasil pleno, yang memutuskan Septo Kalnadi sebagai Ketua Kwarda Banten Periode 2021-2026, dan diputuskan untuk membentuk kepengurusan bersama empat anggota formatur lainnya.

Usai ditetapkan sebagai Ketua Kwarda Banten yang baru, Septo mengaku siap menjalankan amanah yang diemban dengan sebaik-baiknya. Dia juga berjanji akan lebih mengembangkan potensi yang ada di tiap masing masing kwarcab. “Potensi potensi yang ada di delapan cabang akan diprioritaskan pengembangannya lima tahun ke depan,” kata Septo.

Dalam kesempatan itu, Septo juga menyampaikan pentingnya Gerakan Pramuka memanfaatkan teknologi informasi, sehingga kegiatan pembinaan gerakan pramuka harus dibarengi dengan publikasi di era digital sekarang ini.
“Peran publikasi lebih cepat dilihat dibandingkan laporan manua,” tuturnya.

Diakhir sambutannya, Septo mengaku akan melanjutkan perjuangan Ketua Kwarda Banten periode 2016-2021. “Kami berterimakasih kepada Pak Masduki atas bimbingannya selama ini, insya Allah Banten akan menkadi tuan rumah Jambore Nasional tahun 2020,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Banten Wahidin Halim yang membuka Musyawarah Daerah (Musda) V Gerakan Pramuka Kwarda Banten mengatakan, Pemprov Banten siap dukung kegiatan Pramuka.
“Dengan Dasa Dharma dan Tri Satya, Pramuka merupakan organisaai yang tangguh sejak Kemerdekaan. Pramuka terus berjuang mendedikasikan dirinya. Sekarang Pramuka turut membantu Pemerintah dalam program pembangunan,” katanya.

Gubernur yang akrab disapa WH ini melanjutkan, selama ini Gerakan Pramuka masuk ke pelosok-pelosok desa untuk bersama pemerintah daerah membangun Banten.
“Tentu Pemprov Banten akan mendukung penuh program gerakan Pramuka. Kita tidak boleh kalah dengan Provinsi lain. Banten harus maju, harus tangguh, harus lebih baik. Semoga ini menjadi agenda dalam Musda V Gerakan Pramuka Banten nanti,” pungkasnya.

Terkait pandemi Covid-19, WH mengajak Gerakan Pramuka menjadi bagian kebersamaan dan sinergitas dalam melakukan pencegahan dan penanganan Covid-19 di Provinsi Banten. WH juga berpesan agar Musyawarah Daerah Pramuka V Gerakan Pramuka Banten mampu membuat kesepakatan untuk memilik ketua baru tanpa kepentingan lain, tanpa intervensi politik.
“Karena Pramuka selama ini bebas dari kepentingan politik. Pramuka loyal kepada NKRI (Negara Kesatuan Republik Indonesia),” pungkasnya.

Berdasarkan data Pemprov Banten, Septo Kalnadi dilantik
Gubernur Wahidin Halim menjadi pejabat eselon II atau Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemprov Banten, di Rumah Dinas Gubernur, pada 15 Oktober 2020. (Deni Saprowi)