Gapura Bambu Telah Berdiri di RT 021 Wotgalih

0
633 views

WALANTAKA – Gapura RT 021 RW 06, Lingkungan Wotgalih, Kelurahan Kalodran, Kecamatan Walantaka, masih tahap pengerjaan. Warga merangkai bilah dan batang bambu untuk kerangka pintu gerbang kampungnya. Persiapan RT ini menuju penilaian tahap dua Lomba Resik Lan Aman (LRLA) Kota Serang 2020.

Ketua RT 021 Kurnia mengatakan, bambu untuk gapura itu dibeli warga secara swadaya. Bambu tersebut juga digunakan untuk menambah pagar di beberapa ruas jalan di RT ini.

“Alhamdulillah, sebentar lagi gapura jadi,” kata Kurnia kepada Radar Banten, Minggu (28/6).

Ia mengakui, saat penilaian LRLA tahap pertama, tim juri menyarankan warga RT 021 agar membangun gapura. Soalnya, di bagian depan perkampungan ini hanya ada spanduk berisi ucapan selamat datang kepada juri. Waktu itu, spanduk diikat di bambu.

“Sekarang udah bagus bagian depannya,” ujar Kurnia menilai.

Ada berbagai jenis tanaman bunga seperti pengantin, matahari, lili, dan lainnya. Bunga-bunga di pinggir jalan di RT 021 ini, diakui Kurnia, menambah kesempurnaan hasil penataan lingkungan. Warga menanamnya sejak Januari 2020.

“Jadi sebelum diumumkan ikut lomba, warga sudah mulai nanam bunga,” ujar Kurnia.

Warga, awalnya menyemai batang bunga selama dua pekan sebelum ditanam di pinggir jalan. Satu bulan sejak ditanam, menurut Kurnia, pucuk bunga mulai tumbuh.

“Bibitnya swadaya. Ada warga yang sudah punya tanaman bunga terus disumbangkan,” jelasnya.

Disinggung soal kelompok sadar hukum dan kelompok pemuda penggerak lingkungan, Kurnia menegaskan bahwa di RT-nya telah dibentuk. Bahkan, sudah disahkan oleh Lurah Kalodran.

“Kami juga akan membuat ruang terbuka hijau. Kami targetkan, penataan maksimal selesai dua pekan lagi,” tandas Kurnia.

Lurah Kalodran H Arifudin mengaku optimistis, warga RT 021 bisa meraih juara LRLA. Alasannya, semua saran dari tim juri tentang persyaratan lomba, fisik dan administrasi, sudah dipenuhi oleh warga.

“Insya Allah, kita jadi juara,” pungkas Arifudin. (mg06/don)